Massa Bakar PT Gunung Aji Jaya di Pubian Lampung Tengah, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Kemarahan massa ini disebabkan tidak kunjung selesainya permasalahan hak guna usaha (HGU) PT Gunung Aji Jaya

Wakos Reza Gautama
Minggu, 20 November 2022 | 14:47 WIB
Massa Bakar PT Gunung Aji Jaya di Pubian Lampung Tengah, Kerugian Capai Rp 3 Miliar
Polda Lampung mengerahkan pasukan Brimob untuk pengamanan pascakerusuhan di PT Gunung Aji Jaya di Pubian, Lampung Tengah, pada Sabtu (19/11/2022) lalu. [Dok Polda Lampung]

SuaraLampung.id - Massa dari lima kampung di Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, membakar fasilitas perusahaan perkebunan sawit milik PT Gunung Aji Jaya, Sabtu (19/11/2022).

Kemarahan massa ini disebabkan tidak kunjung selesainya permasalahan hak guna usaha (HGU) PT Gunung Aji Jaya yang sudah habis.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, masyarakat yang merasa kecewa atas lamanya respon dan belum adanya solusi melampiaskan kemarahannya.

Massa kemudian melakukan pengerusakan serta pembakaran terhadap aset Perusahaan PT GAJ. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga:Disuruh Bakar Warung Orang, Ir Dijanjikan Sy Uang Rp 25 Juta Jika Berhasil

"Namun ada beberapa aset perusahaan yang rusak seperti lima bangunan utama kantor PT Gunung Aji Jaya, satu unit kendaraan roda empat, satu unit truk, bangunan gudang pupuk serta dua pos satpam. Kerugian diperkirakan mencapai Rp3 miliar," kata Pandra, Minggu (20/11/2022).

Saat ini menurut Pandra, kondisi dan situasi di PT Gunung Aji Jaya aman terkendali dan anggota masih berjaga di lokasi. Polda Lampung telah melakukan backup jajaran Polres Lampung Tengah.

"Tim telah turun backup Polres Lampung Tengah. Di antaranya perkuatan 2 Kompi dari Satbrimobda Lampung, 20 personel Direktorat Reskrimum dan Direktorat Intelkam, 327 personel Polres Lampung Tengah, dan 152 kendaraan kepolisian baik terdiri dari Roda 6, Roda 4, dan Roda 2," kata Pandra Arsyad.

Dalam pengamanan tersebut terdiri juga dari kodim 0411/Lampung Tengah sebanyak 30 personel dan unsur forkopimda setempat.

Tim gabungan dalam rangka pengamanan unjuk rasa tersebut merupakan pengamanan dari sekelompok massa yang tergabung dalam lima kampung di Kecamatan Pubian, Lampung Tengah.

Baca Juga:Sakit Hati Diputus Cinta, Pemuda di Lampung Tengah Sebar Video Asusila Mantan Pacar di IG

"Kegiatan pengamanan akan berlangsung selama satu pekan," kata dia.

News

Terkini

Walau mengakui ada setoran uang, Karomani membantah uang yang diterimanya adalah bentuk suap

News | 17:35 WIB

Sejumlah pejabat mulai dari menteri, anggota DPR RI hingga kepala daerah menitipkan orang untuk diloloskan di Unila

News | 14:53 WIB

Zulkifli Hasan ikut menitipkan satu orang untuk diloloskan menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

News | 14:41 WIB

Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor meninggal dunia.

News | 10:31 WIB

Pasca perampokan itu, kata Iptu Fajrian Rizki, pihaknya melakukan cek tempat kejadian perkara bersama Inafis Polres Mesuji

News | 08:46 WIB

Mirza ditangkap saat bersama istri mudanya di Jakarta Utara

News | 08:17 WIB

Riski dengan nomor undi 6 penuh percaya diri membawakan pidato Bahasa Indonesia bertema Generasi Muda Sebagian Agen Toleransi.

Lifestyle | 18:35 WIB

Mantan Direktur PT Karya Nusa Tujuh (KNT) inisial IN tersangka korupsi uang penjualan pakan ternak

News | 20:57 WIB

Jaksa AM diduga telahmenyerobot tanah warga Desa Malang Sari

News | 16:34 WIB

Saat ini, tersangka Karomani ditahan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK

News | 15:46 WIB

Wilayah Jawa Barat di bagian Selatan dan Barat Daya Sumatera menyimpan potensi gempa bumi megathrust.

News | 15:33 WIB

Ternyata senpi tersebut adalah milik anggota Polres Pesawaran Bripka AN yang hilang dicuri

News | 14:50 WIB

pihaknya akan melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional dalam aksi pembakaran PT GAJ.

News | 14:36 WIB

Kawanan ini terakhir beraksi di BRILink Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandar Lampung

News | 14:28 WIB

Mahfud MD mengaku sering bertemu dengan Ganjar Pranowo

News | 13:43 WIB
Tampilkan lebih banyak