Petambak Lampung Curhat Gagal Panen, Membuat Ekonomi Makin Sulit

Walau ekonomi petambak secara umum lagi sulit, kerja swadaya petambak terus dilakukan untuk mengatasi persoalan sedimentasi lumpur

Tasmalinda
Senin, 12 September 2022 | 06:35 WIB
Petambak Lampung Curhat Gagal Panen, Membuat Ekonomi Makin Sulit
Ilustrasi petambak. Petambak Lampung Curhat Gagal Panen [ANTARA/HO-Dok]

SuaraLampung.id - Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung beraudensi dengan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (9/9/2022).

Kepada Lampungpro.co-jaringan Suara.com, Minggu (11/9/2022), Ketua P3UW Lampung, Suratman, mengatakan ada beberapa catatan penting yang disampaikan kepada Guburnur Lampung pada saat audiensi. 

Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) saluran pasok dan buang  (kanal) di kawasan pertambakan Dipasena. Kondisi budidaya udang petambak Bumi Dipasena selama setahun terakhir banyak gagal panen. 

Selain itu, akses jalan dari Pasar Rawajitu Selatan ke pertambakan Dipasena yang rusak parah. Keempat, rencana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 P3UW Lampung.

Baca Juga:Warga Bandar Lampung Gelar Lomba Mural Prabowo Subianto, Berharap Jadi Presiden 2024

Mengenai HGU kanal yang meliputi saluran pasok dan saluran buang yang akan dialihkan oleh PT Central Proteina Prima (CPP) kepada pemerintah, sampai saat ini belum terselesaikan. "Akibatnya petambak masih harus melakukan perbaikan infrastruktur budidaya secara mandiri. Di sisi lain setahun terakhir budidaya lagi sulit sehingga dana swadaya juga sangat terbatas," kata Suratman.

Dia menambahkan, walau ekonomi petambak secara umum lagi sulit, kerja swadaya petambak terus dilakukan untuk mengatasi persoalan sedimentasi lumpur di saluran pasok dan saluran buang yang semakin tinggi. "Petambak Dipasena juga memaksimalkan kerja alat berat bantuan dari pemerintah dengan dana operasional yang dikumpulkan secara swadaya dan mandiri," kata Suratman.

Gubernur Lampung, Arinal Junaidi pada saat audensi, memberikan tanggapan bahwa Pemerintah Provinsi akan bekerjasama dengan kementerian terkait untuk memetakan, mengurai, dan menyelesaikan persoalan di Dipasena. "Kami akan membentuk tim kerja yang melibatkan unsur terkait. Saya berharap agar P3UW Lampung selalu berkoordinasi dengan Dinas terkait baik di Kabupaten maupun Provinsi," kata Guburnur.

Terkait kondisi jalan dari Dipasena ke Pasar Rawajitu, Guburnur segera memanggil Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung untuk dapat membantu mencarikan solusi. Pada audiensi itu, Ketua P3UW Lampung didampingi Wakil Ketua, (Karnadi Adrianto) dan dua Staf Khusus P3UW Lampung Budi Setioko dan Anul Mukhlis.

Baca Juga:Jawab Tudingan Bawaslu Soal Verifikasi Anggota Partai, Ini Kata KPU Lampung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini