Beredar Kabar Korban Penipuan Jadi ATM Polisi, Ini Klarifikasi Kapolrestro Jaksel

pelapor kasus penipuan Bambang Djaya menjadi ATM atau korban pemerasan polisi

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:45 WIB
Beredar Kabar Korban Penipuan Jadi ATM Polisi, Ini Klarifikasi Kapolrestro Jaksel
Ilustrasi Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto. Kapolrestro Jaksel Kombes Budhi memberikan klarifikasi mengenai kabar korban penipuan jadi ATM polisi. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Dis menyebutkan penyidik Polsek Pancoran menetapkan tersangka dugaan kasus penipuan tersebut, kemudian menahan tersangka tersebut.

Saat proses tersebut berjalan, Budhi mengemukakan terjadi kesepakatan antara pelapor dan terlapor melalui pembayaran yang belum diterima sepenuhnya oleh pelapor, dilengkapi perjanjian tertulis, sehingga penyidik menangguhkan penahanan tersangka.

Setelah penangguhan tersebut dituturkan Budhi, tersangka mengingkari kesepakatan tersebut sehingga kasus tersebut tidak kunjung selesai.

Budhi menyatakan saat ini penyidik Polres Metro Jakarta Selatan fokus terhadap penyelesaian laporan Bambang Djaya terkait dugaan penipuan.

Baca Juga:Viral Polisi Sukses Cegah Pria di Jember Bunuh Diri, Aksinya Ajak Ngobrol Tuai Pujian Publik: Ini Baru Oknum!

Sementara itu, Bambang Djaya menampik informasi tentang dirinya menjadi korban pemerasan oleh oknum polisi yang menangani laporannya.

"Saya tidak pernah dijadikan ATM, maupun diperas oleh penyidik. Itu tidak benar dan saya tidak pernah bicara soal itu, tidak benar mengenai berita itu," ujarnya.

Namun, Bambang membenarkan penanganan kasus yang dilaporkan itu belum selesai sejak dua tahun lalu. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak