facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

3 Bocah Hanyut di Sungai Cempedak Selamat karena Tersangkut Bambu, Satu Bocah Ditemukan Tewas

Wakos Reza Gautama Rabu, 18 Mei 2022 | 15:32 WIB

3 Bocah Hanyut di Sungai Cempedak Selamat karena Tersangkut Bambu, Satu Bocah Ditemukan Tewas
Ilustrasi hanyut. Sebanyak 4 bocah hanyut di Sungai Cempedak, Way Kanan. [Foto: Solopos.com]

Sementara satu bocah inisial R (8) hanyut dan dinyatakan hilang di Sungai Cempedak, Way Kanan

SuaraLampung.id - Empat bocah hanyut terseret arus Sungai Cempedak, Dusun Cempedak Kampung Juku Batu, Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan pada Selasa (17/5/2002) siang. 

Tiga bocah atas nama Puspita (6), Rini (13), dan Rahmadani (10) berhasil diselamatkan warga karena tersangkut bambu yang melintang di tengah Sungai Cempedak. 

Sementara satu bocah inisial R (8) hanyut dan dinyatakan hilang. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya R ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (17/5/2022). 

"Atas penemuan itu, Polsek Banjit Polres Way Kanan mendatangi tempat kejadian perkara dan menyerahkan jenazah ke keluarga," kata Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna, Rabu (18/5/2022) siang dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com. 

Baca Juga: Seorang Remaja Dilaporkan Hanyut di Sungai Aceh Timur, SAR Turun Tangan

Korban meninggal merupakan warga Dusun Cempedak Kampung Juku Batu, Banjit, Way Kanan. Saat itu, R bersama temannya yakni  Puspita (6), Rini (13), dan Rahmadani (10) mandi di Sungai Cempedak Banjit.  

Tiba-tiba datang banjir disertai sampah  yang menyebabkan ke empat korban hanyut terbawa arus sungai. Keempat bocah hanyut terbawa arus sejauh 100 meter.  

Namun tubuh keempatnya tersangkut  sebatang bambu yang melintang di tengah sungai. Keempat korban berteriak meminta tolong dan ada yang mendengar teriakan itu.  

Setelah warga mendekati sumber suara, lalu melihat tiga anak perempuan berada di atas tumpukan sampah di tengah Sungai Cempedak. Lalu warga menyelamatkan ketiganya.  

Sedangkan R hanyut terbawa arus sungai. Selanjutnya, petugas Kepolisian, BPBD Way Kanan bersama masyarakat setempat mencari korban di sepanjang aliran Sungai Cempedak hingga ke Sungai Umpu Bendungan Way Umpu Kampung Rantau Temiang, Banjit, Way Kanan.  

Baca Juga: Bupati Way Kanan Gagas Pembangunan Exit Tol untuk Penghubung ke OKU Selatan

Pencarian dilanjutkan, pada Rabu (18/5/2022) pukul 08.00 WIB.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait