3 Ceramah UAS yang Membuatnya Ditolak Masuk Singapura, Berbicara tentang Jin Salib dan Kafir

Ajaran UAS ini dinilai tidak cocok dengan budaya masyarakat Singapura yang multiras dan multiagama.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 18 Mei 2022 | 07:15 WIB
3 Ceramah UAS yang Membuatnya Ditolak Masuk Singapura, Berbicara tentang Jin Salib dan Kafir
Ilustrasi Ustaz Abdul Somad atau UAS. Tiga ceramah UAS yang membuatnya ditolak masuk Singapura. [Istimewa]

“Ibu ini (bilang) ‘saya terbayang salib, nampak salib’, jin kafir sedang masuk karena di salib itu ada jin kafir,” ujarnya.

UAS dalam video itu pun menjelaskan cara masuknya jin kafir tersebut ke dalam patung Yesus yang disalib.

“Dari mana masuknya jin kafir? Karena ada patung. Kepalanya ke kiri atau ke kanan? Nah itu ada jin kafir di dalamnya. Dalam patung (Yesus disalib) itu ada jin kafir di dalamnya,” tuturnya sambil memeragakan gaya Yesus disalib.

UAS juga sudah memberikan klarifikasi mengenai ceramahnya ini. Menurut UAS, ceramahnya itu adalah menjawab pertanyaan jamaah bukan ia sengaja membuat topik tersebut untuk meriusak kerukunan umat beragama.

Baca Juga:Ungkap Alasan Tolak Ustaz Abdul Somad Masuk ke Singapura, Pemerintah Singapura: Dikenal Menyebarkan Ajaran Ekstremis

"Itu pengajian di dalam masjid tertutup bukan di stadion, bukan di lapangan sepak bola bukan di tv tapi untuk intern umat Islam menjelas pertanyaan tentang patung dan tentang kedudukan Nabi Isa as untuk orang Islam dalam Quran dan sunah Nabi SAW," papar UAS. 

Kata UAS, ceramah itu adalah ceramah lama di Masjid Annur tiga tahun lalu. Ia mempertanyakan kenapa ceramah ini baru diviralkan di tahun 2019. 

3. Sebut Kafir bagi Nonmuslim 

Ceramah Ustaz Abdul Somad yang juga dianggap mengajarkan perpecahan dan ekstremisme adalah mengenai sebutan kafir bagi nonmuslim.

"Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non Muslim sebagai kafir,” ujar Kementerian Dalam Negeri Singapura.

Baca Juga:Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk ke Singapura, KBRI Kirim Nota Diplomatik Minta Penjelasan Otoritas Singapura

Video Ustaz Abdul Somad soal penyebutan kafir ini juga viral di tahun 2019 ketika sedang ramai pembahasan mengenai kata kafir dimana Mahtsul Masail Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan untuk tidak menyebut kata itu bagi seorang non-Muslim di Indonesia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini