Kisah Saifullah, Tukang Panggul Mengalap Rezeki dari Merak-Bakauheni Demi Keluarga

Kisah tukang panggul ngalap rezeki dari Pelabuhan Merak Bakauheni saat momen mudik lebaran tahun ini.

Tasmalinda
Jum'at, 29 April 2022 | 19:52 WIB
Kisah Saifullah, Tukang Panggul Mengalap Rezeki dari Merak-Bakauheni Demi Keluarga
Saifullah, Tukang Panggul. Saifullah, Tukang Panggul di Pelabuhan Merak-Bakauheni [Suara.com/Agus Susanto]

SuaraLampung.id - Kapal ferry mulai menyandar, di tepi pelabuhan Bakauheni, Jumat (29/4/2022) sore. Ratusan pasang mata menatap jembatan rolling yang siap menyambut ribuan penumpang, seketika saat jembatan rolling bersandar pada pintu kapal, ratusan orang berjubel keluar dari dari dalam kapal.

Di tengah ratusan pemudik, terlihat pria berkulit sawo matang berjalan gesit, di sela sela ratusan orang, menuju jalan keluar Dermaga Pelabuhan Bakauheni Lampung.

Urat di leher tampak tersembul menahan beban berat yang di pikul nya, lima rangsel ukuran sedang seolah tidak menjadi beban baginya tergantung pada bahu kanan. Sementara tangan kanan menarik rangsel ukuran besar.

"Semua yang saya bawa ini kalau 50 kilo lebih. Ya pekerjaan saya seperti ini buruh panggul dengan upah se ikhlasnya,"ungkap Saifullah (38). Warga Cilegon, Banten.

Baca Juga:jadwal Buka Puasa Kota Bandar Lampung Hari Ini, Jumat 29 April 2022

Sepatu yang sudah usang, dan sedikit robek menjadi saksi bisu beratnya mencari rejeki, baju dan celana berwarna merah.

Saifullah mengaku dirinya sengaja mengawal penumpang kapal dari Merak menuju Bakauheni. Sebelumnya pria 35 tahun itu harus pandai merayu penumpang, sasaran utama penumpang yang membawa barang bawaan cukup banyak sehingga Saifullah menawarkan tenaga sebagai jasa pembawa barang.

"Ya harus merayu, menawarkan jasa, tapi tidak bicara besaran upah, karena upah yang saya harap seikhlas".Ucap Ayah dua anak itu, sambil berjalan membawa barang bawaan nya.

Langkah begitu cepat seolah tidak merasakan berat beban yang di panggul, pemilik barang yang berjalan tangan kosong tampak kewalahan mengimbangi langkah Saifullah.

Setelah berjalan sekitar 200 meter dari penyadaran kapal, tiba di jalur keluar, empat ranggsel yang di panggulnya diturunkan perlahan, lengan kanan menyeka keringat pada wajah lelah nya.

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Kabupaten Lampung Selatan Hari Ini, Jumat 29 April 2022

"Bang ini upahnya terimakasih, sudah di bawain barang saya," ungkap lelaki berkulit putih dengan memberikan uang Rp40.000

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak