SuaraLampung.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak yang mayatnya dibuang di bawah jembatan tol Semarang-Solo di wilayah Kota Semarang.
Hasil penyelidikan aparat kepolisian, ternyata pelaku pembunuhan ibu dan anak yang dibuang ke bawah jembatal Tol Semarang-Solo adalah kekasih korban.
Polisi sudah menangkap DCEW (31) warga, Lasem, Kabupaten Rembang, pelaku pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya dibuang ke bawah jembatan tol Semarang-Solo.
Ada pun korban bernama Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (32) warga Yogyakarta dan anak korban yang ditemukan sudah dalam kondisi kerangka diketahui bernama Muhammad Faeyza Alfarizqi (5).
Baca Juga:Keluarga Bidan Sweetha Berharap Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Djuhandani, tindak pidana tersebut terungkap berawal dari penyebaran informasi tentang penemuan jasad korban Sweetha melalui media sosial yang direspons oleh masyarakat.
"Dari respons yang masuk diperoleh informasi kesamaan orang berdasarkan barang-barang pribadi milik korban," ungkapnya.
Setelah diketahui identitas korban, kata dia, polisi kemudian menelusuri keberadaan anak korban.
Penyidik yang curiga, menurut dia, kembali melakukan pencarian di sekitar lokasi pembuangan jasad korban Sweetha yang akhirnya menemukan kerangka tubuh bocah berusia di bawah 10 tahun yang diduga sebagai anak kedua korban.
Dari penelusuran itu, kata dia, diperoleh informasi jika anak kedua korban ini sempat dititipkan kepada tersangka yang merupakan tunangannya itu.
Penyelidikan terhadap pelaku, lanjut dia, diketahui jika jasad Faeyza dibuang lebih dahulu oleh pelaku pada 20 Februari 2022. Ia menjelaskan bocah 5 tahun tersebut diduga tewas setelah dianiaya pelaku.