KSAD Jenderal Dudung Dilaporkan Penghinaan Agama, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa: Pasti Kami Tindaklanjuti

Jenderal Andika Perkasa mengatakan pihaknya punya kewajiban menindaklanjuti laporan terhadap Jenderal Dudung.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 04 Februari 2022 | 07:20 WIB
KSAD Jenderal Dudung Dilaporkan Penghinaan Agama, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa: Pasti Kami Tindaklanjuti
Ilustrasi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa janji akan tindaklanjuti laporan terhadap KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. [SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono]

SuaraLampung.id - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bereaksi atas pelaporan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman ke Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad).

KSAD Jenderal Dudung dilaporkan ke Puspomad atas dugaan penghinaan agama oleh Koalisi Ulama, Habaib, dan Pengacara Anti Penodaan Agama.

Pelaporan penghinaan agama ini terkait dengan pernyataan Jenderal Dudung yang sempat viral yaitu "Tuhan bukan orang Arab".

Jenderal Andika Perkasa mengatakan pihaknya punya kewajiban menindaklanjuti laporan terhadap Jenderal Dudung. 

Baca Juga:Koalisi Ulama Habaib Bakal Laporkan KASAD Jenderal Dudung Abdurachman, Musli: Perlu Didakwahi

Menurut Andika, penyidik Puspomad sudah melakukan serangkaian tindakan menindaklanjuti laporan tersebut. 

"Sudah kita mulai sejak Senin kemarin," kata Jenderal Andika dikutip dari YouTube Kompas TV. 

Andika mengutarakan, penyidik Puspomad sudah meminta keterangan dari pelapor dan juga konfirmasi ke beberapa pihak.

"Termasuk nanti menghadirkan saksi ahli untuk memastikan kami memahami konten tuntutan maupun ucapan Jenderal Dudung," kata Andika Perkasa. 

Ia kembali menegaskan bahwa pihaknya pasti menindaklanjuti laporan terhadap Jenderal Dudung.

Baca Juga:Sah! Mantu Luhut Binsar Panjaitan, Mayjen Maruli Simanjuntak Resmi Jabat Pangkostrad

"Kami pasti akan menindaklanjuti," tandasnya. 

Diketaui pada acara Podcast Deddy Corbuzier yang tayang di kanal YouTube pada November 2021, Jenderal Dudung mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. 

"Kalau saya berdoa setelah salat, berdoa saya simpel aja, ya Tuhan, pakai Bahasa Indonesia saja karena Tuhan kita bukan orang Arab. Ya Tuhan, ya Allah SWT, saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang," kata Dudung.

Kalimat Tuhan bukan orang Arab inilah yang dipermasalahkan sejumlah kelompok umat Islam. 

Jenderal Dudung dianggap telah melakukan penghinaan agama atau penodaan agama. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini