facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Penembakan Satpam oleh Orang Rimba Berakhir Damai

Wakos Reza Gautama Selasa, 11 Januari 2022 | 10:23 WIB

Kasus Penembakan Satpam oleh Orang Rimba Berakhir Damai
perdamaian orang rimba dengan satpam PT PKM di Sarolangun, Jambi, Senin (10/1/2022). [ANTARA]

Perdamaian antara tiga orang rimba dengan Satpam PT Primatama Kreasi Mas berlangsung di Balai Kantor Camat

SuaraLampung.id - Tiga warga Suku Anak Dalam (SAD) atau orang rimba menembak satpam PT Primatama Kreasi Mas (PKM) pada Oktober 2021. Kasus ini kini berakhir damai. 

Perdamaian antara tiga orang rimba dengan Satpam PT Primatama Kreasi Mas berlangsung di Balai Kantor Camat Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Senin (10/1/2022).

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulya Prianto mengatakan perdamaian secara adat ini disaksikan Wakapolda Jambi Brigjen Yudawan Roswinarso dan Bupati Sarolangun Cek Edra.

Setelah pembacaan surat perdamaian kedua pihak secara adat antara SAD dengan satpam PT PKM, situasi di lokasi cukup aman dan kondusif.

Baca Juga: Hujan Deras, Jalan Antar Provinsi Sumsel-Jambi Teredam Banjir

Menurutnya, kegiatan deklarasi damai ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada SAD agar dapat beraktivitas dengan tenang dan aman.

Apabila permasalahan ini terus berlanjut, maka akan memakan waktu yang panjang. Selain itu, diprediksi dapat menimbulkan permasalahan baru di Kecamatan Air Hitam nantinya.

Wakapolda yang mewakili Kapolda Jambi menyampaikan pada perdamaian itu bahwa Polri dan TNI sudah sangat perhatian kepada Suku Anak Dalam dengan cara telah merekrut warganya yaitu Bripda Perbal (anggota Polri) dan Pratu Budi (anggota TNI AD).

"Tujuannya adalah agar Suku Anak Dalam dapat mengetahui bahwasanya mereka memiliki hak yang sama untuk menjadi abdi negara," kata Wakapolda Jambi Brigjen Yudawan.

Bupati Sarolangun H Cek Endra selain mengucapkan terima kasih atas terjadinya perdamaian ini, juga berharap agar semua pihak keluarga korban penembakan oleh warga SAD tidak ada lagi bentuk saling dendam di kemudian hari.

Baca Juga: Ngamuk, Anggota LSM Tabrak Satpam PTPN VII Sidosari Natar Lampung Selatan

Dia mengatakan, selama ini upaya Pemerintah Kabupaten Sarolangun sudah sangat baik untuk melakukan pendekatan, dan kepada warga SAD maupun pihak perusahaan PT PKM diharapkan bisa bergabung dengan pemerintah untuk memperhatikan ekonomi dan pendidikan warga SAD dengan cara memberikan lahan perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait