alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Cek Plat Nomor Kendaraan Kakek Pamer Alat Vital di Pahoman, Ini Hasilnya

Wakos Reza Gautama Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:58 WIB

Polisi Cek Plat Nomor Kendaraan Kakek Pamer Alat Vital di Pahoman, Ini Hasilnya
Polisi cek plat nomor kendaraan kakek pamer alat vital di Pahoman, Bandar Lampung. [Lampungpro.co]

Polisi kesulitan mengidentifikasi kakek yang memamerkan alat vitalnya ke 4 remaja putri di Pahoman, Bandar Lampung.

SuaraLampung.id - Kasus kakek pamer alat vital kepada empat remaja putri di Pahoman, Bandar Lampung, belum menemui titik terang. 

Polisi masih kesulitan mengidentifikasi identitas kakek yang memamerkan alat vitalnya ke empat remaja putri di Pahoman, Bandar Lampung. 

Polisi sempat mengecek plat nomor kendaraan sepeda motor yang dipakai kakek saat memamerkan alat vital ke empat remaja putri di Pahoman, Bandar Lampung. 

Hasil pengecekan, plat nomor kendaraan sepeda motor si kakek tidak terigister secara resmi. Pelaku ini beraksi menggunakan sepeda motor Yamaha Vega RR B 6137 BYP. 

Baca Juga: Perkosa Istri Orang di Hotel Bandar Lampung, Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan, awalnya mendapat petunjuk lewat plat nomor kendaraan yang dipakai dan terekam kamera. Namun saat dicek, plat nomor sepeda motor pelaku tidak terdeteksi. 

 "Kami sudah melacak plat nomor yang sesuai dari video, namun tidak ditemukan identitasnya, jadi dipastikan itu palsu," kata Kompol Devi Sujana, Rabu (6/10/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.

Meski plat kendaraan sepeda motor pelaku tidak terdeteksi, namun polisi tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, yang masuk dalam kategori tindakan eksibisionis ini.

Polisi masih menyusuri daerah-daerah di Bandar Lampung, yang berpotensi kemunculan pelaku.

"Untuk mengungkap pelaku, kami juga meminta kepada masyarakat, agar segera menginformasikan jika melihat pelaku. Segera beritahu kami, baik lokasi atau alamat yang valid untuk selanjutnya kami lakukan penindakan," ujar Devi Sujana.

Baca Juga: Tepergok Maling Helm, Oknum ASN Pemprov Lampung Dihakimi Massa

Atas perbuatannya ini, pelaku bisa dijerat dengan Pasal 289 KUHPidana tentang perbuatan cabul, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. Hal ini mengingat kasus ini sudah viral dan cukup meresahkan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait