alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebulan 7 Minimarket di Bandar Lampung Dibobol Maling, Ini Langkah Kepolisian

Wakos Reza Gautama Senin, 04 Oktober 2021 | 15:52 WIB

Sebulan 7 Minimarket di Bandar Lampung Dibobol Maling, Ini Langkah Kepolisian
Ilustrasi pencurian di minimarket di Bandar Lampung. Sebanyak tujuh minimarket di Bandar Lampung dibobol maling dalam waktu sebulan. [Lampungpro.co]

Modus pencurian minimarket di Bandar Lampung ini dengan cara membobol atap minimarket dan menjebol plafon.

SuaraLampung.id - Sebanyak tujuh minimarket di Bandar Lampung dibobol maling dalam kurun waktu bulan September 2021.

Modus pencurian minimarket di Bandar Lampung ini dengan cara membobol atap minimarket dan menjebol plafon. 

Catatan dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com,tujuh minimarket yang jadi sasaran maling yakni di Jalan Ryacudu Waydadi Sukarame, minimarket di Jalan Kimaja Way Halim, dan minimarket Jalan Raden Imba Kusuma Sumur Putri.

Kemudian minimarket di Jalan Basuki Rahmat Telukbetung Selatan, mininarket di Jalan Sultan Haji Labuhan Ratu, mininarket di Jalan Soekarno Hatta Kedaton, dan minimarket di Jalan Hayam Wuruk Kedamaian.

Baca Juga: Billy Syahputra Kehilangan Motor, Pelaku Pencurian Terungkap dari CCTV

Menanggapi hal ini, Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah Polres di kabupaten/kota. Ada pun koordinasi ini dilakukan, untuk melakukan penyelidikan bersama.

“Kami bekerjasama dengan jajaran di Polsek-Polsek dan Polres dibeberapa kabupaten/kota, karena kasus ini terjadi juga di beberapa daerah. Hasil penyelidikan sementara, ditemukan kesamaan modus," kata Kompol Devi Sujana, Senin (4/10/2021).

Dari sejumlah kasus pembobolan minimarket ini, pelaku hanya mengambil sejumlah bungkus rokok, baik yang ada di area display maupun di dalam gudang penyimpanan. Hingga kini polisi juga masih mempelajari modus yang dilakukan para pelaku.

"Rata-rata minimarket yang menjadi target pencurian ini, yang memiliki bangunan satu lantai. Sebab kebanyakan pelaku beraksi dengan cara membobol langit-langit dan plafon bangunan untuk masuk ke dalam," ujar Devi Sujana.

Selanjutnya para pemilik minimarket dihimbau untuk melengkapi bangunannya dengan CCTV, terutama di tempat-tempat yang dilewati para pelaku saat beraksi. Selain itu, dihimbau juga untuk menambahkan alarm dan petugas jaga (Satpam) saat malam hari.

Baca Juga: Wanita Histeris di Minimarket Sampai Berkata Kasar, Tak Terima Dipanggil Pakai Sebutan Ini

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait