Kontroversi Benny Moerdani di Tragedi Tanjung Priok, Puji Prajurit yang Tembaki Warga

Saat peristiwa Tanjung Priok pecah, Benny Moerdani adalah Panglima ABRI.

Wakos Reza Gautama
Minggu, 12 September 2021 | 17:39 WIB
Kontroversi Benny Moerdani di Tragedi Tanjung Priok, Puji Prajurit yang Tembaki Warga
Ilustrasi Jenderal Benny Moerdani dilantik jadi Panglima ABRI. Benny Moerdani dalam tragedi Tanjung Priok. [Dok Buku Benny Moerdani Profil Prajurit Negarawan]

Beberapa orang memberikan ceramah pada tabligh akbar itu. Isi ceramah salah satunya adalah meminta aparat keamanan membebaskan empat orang yang ditangkap dalam insiden pembakaran motor tentara. 

Amir Biki, salah satu tokoh di Tanjung Priok lalu mengomandoi massa untuk mendatangi Markas Kodim dan ke Koja.

Ahmad Yaini, salah satu saksi, mengisahkan baru sekitar 5-10 menit berjalan, sudah terdengar tembakan. Menurutnya, tembakan yang mengarah langsung ke barisan jamaah. Akibatnya jamaah bubar tercerai berai karena ada yang kena tembak dan ada yang mati.

"Tembakan demi tembakan seperti sudah dipersiapkan dan memakai alat-alat berat seperti panser," kata Ahmad Yaini, salah satu saksi dikutip dari Buku "Mereka Bilang Disini Tidak Ada Tuhan Suara Korban Tragedi Priok".

Baca Juga:Tawarkan Gadis Belia, 2 Muncikari Dibekuk Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Ralat Jumlah Korban 

Pada dinihari itu, Benny Moerdani, sebagai Panglima ABRI, langsung melihat korban di rumah sakit. Pagi harinya, Benny Moerdani menemui Presiden Soeharto melaporkan langsung peristiwa Tanjung Priok.

Setelah itu Benny langsung menggelar jumpa pers di Aula Departemen Hankam. Ikut hadir pada jumpa pers itu Panglima Kodam Jaya Try Sutrisno, Menteri Penerangan Harmoko,  dan Kapolda Metro Jaya Mayjen Soedjoko. 

Pada jumpa pers, Benny Moerdani menyampaikan jumlah korban tewas hanya sembilan orang dan 53 luka-luka. Angka korban versi pemerintah ini dikecam perwakilan tokoh umat Islam. 

Mereka tak percaya jumlah korban tewas hanya 9 orang. 

Baca Juga:Tusuk ABK hingga Tewas, Security di Tanjung Priok Dibekuk di Rumah Istri Siri

Benny menjawab tuduhan-tuduhan itu. Menurut Benny dirinya tidak bermaksud berbohong saat menyampaikan 9 korban jiwa. Ia mengatakan, jumlah korban yang diketahui saat dinihari kejadian baru sembilan orang. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini