![Ustaz Royan laporkan oknum ASN yang ngamuk ke Polresta Bandar Lampung, Kamis (12/8/2021). [Lampungpro.co]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/12/31904-ustaz-royan-laporkan-oknum-asn-yang-ngamuk-ke-polisi.jpg)
Saat beranjak, dia sempat menepuk meja penjual bubur sambil menegur agar mendahulukan orang yang lebih dulu memesan.
"Jangan gitu dong. Saya tak jadi makan dan akan pergi ke penjual bubur lain," kata Arfan menepuk meja penjual bubur ayam.
Dia pun bergegas menuju tempat parkir di depan Meseum Lampung. Saat menuju ke mobil itu, dia diikuti oleh Royan, sambil berkata, "Sini dulu, kamu tak boleh marah-marah kepada pedagang kecil," kata Arfan menirukan ucapan Royan.
Lalu Arfan menjawab, "Kapasitas kamu sebagai apa. Seharusnya yang protes itu tukang bubur, bukan kamu."
Baca Juga:Vaksinasi COVID-19 di RSUDAM Lampung Timbulkan Kerumunan, Anggota DPRD Sentil Gubernur
Mendapat jawaban itu, Royan lalu mengatakan sebagai ASN tidak boleh bersikap seperti itu, karena digaji oleh rakyat dan mengatakan membela rakyat kecil.
"Orang yang saya tegur saja tak marah, kenapa kamu marah. Apa kamu ada mandat?" kata Arfan.
Setelah itulah dia pergi menuju mobil, lalu mendengar terikan Allahu Akbar...Allahu Akbar, sambil merekam kepergiannya ke mobil.
Terkait caption di video yang menyebutkan dia melempar batu, Arfan mengatakan tidak ada batu tersebut.
"Saya menunduk sambil seolah-olah ambil batu agar dia berhenti bicara. Saya marah karena dipancing-pancing marah dan membawa-bawa ASN. Padahal saya sudah buka baju ASN saya," kata Arfan.
Baca Juga:Videonya Viral, Oknum ASN di Lampung Ngamuk ke Penjual Bubur Ayam Dilaporkan ke Polisi
Kemudian terkait pengaduan ke Polresta Bandar Lampung, dia mengatakan menghormati hak Royan sebagai warga negara. Dia mengatakan siap menceritakan kronologi kasus tersebut ke kepolisian.