Oleh karena itu, di tengah pandemi COVID-19 saat ini di mana terjadi lonjakan kasus terinfeksi dan kematian, maka mulailah membiasakan diri menggunakan masker ganda yakni masker medis dan masker kain atau memakai masker N95.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa mengingatkan satu sama lain dalam memilih dan menggunakan masker dengan benar.
Selain memberikan contoh yang baik, juga sekaligus melakukan sosialisasi untuk disiplin menggunakan masker dengan tepat kepada orang lain.
Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan saat ini varian Delta, yang merupakan varian mengkhawatirkan, sedang melanda di Indonesia.
Baca Juga:Penumpang KA di Sumut Wajib Tunjukkan Dokumen Vaksin Covid-19 Mulai Hari Ini
Varian tersebut menular dengan cepat dan mampu beradaptasi dengan antibodi, baik yang dihasilkan diri sendiri secara alami karena terinfeksi COVID-19 maupun yang diciptakan dari vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh.
Dengan semakin mengkhawatirkannya varian tersebut dan masalah kasus kesakitan dan kematian akibat COVID-19 yang tinggi, maka penting untuk meningkatkan perlindungan diri. Masyarakat seharusnya menggunakan dua masker, yakni masker bedah di dalam dan masker kain di luar.
Di tengah pandemi COVID-19, memakai masker harus menjadi gaya hidup untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan COVID-19.
Yunis juga mengingatkan masyarakat untuk rutin mengganti masker karena idealnya masker digunakan selama empat jam.
Pemakaian masker dengan benar harus dibarengi dengan tindakan protokol kesehatan lain seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Semua itu dilakukan secara ketat dan disiplin guna mengoptimalkan upaya pencegahan COVID-19 agar tidak banyak lagi yang terinfeksi COVID-19.
Baca Juga:Virus Corona Covid-19 Bisa Timbulkan Mutasi Kebal Vaksin, Begini Kata Pakar!
Masyarakat juga harus bijak bertindak dan patuh terhadap kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 karena kondisi penularan yang tinggi saat ini. Masyarakat juga senantiasa mendukung upaya mengendalikan kasus COVID-19 dan mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.