"Kasus di Lampung sudah tinggi, maka pemda harus proaktif mempertanyakan ini ke pemerintah pusat, bahkan kasus kematian juga sudah banyak, tapi kenapa vaksin pada kosong dan kita tidak menjadi prioritas," kata dia.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan bahwa stok vaksin COVID-19 yang ada saat ini sekitar 3.000 dosis yang diperuntukkan bagi anak-anak rentang usia 12-18 tahun.
Terkait stok vaksin COVID-19 di puskesmas yang sedang kosong, ia mengatakan bahwa Kota Bandar Lampung sudah mengajukan penambahan vaksin kepada pemerintah pusat.
"Kami sudah mengajukan permintaan ke pemerintah pusat agar segera dikirimkan vaksin, tapi mau gimana kami hanya mengikuti perintah saja," kata dia lagi. (ANTARA)
Baca Juga:Siap-siap Lur! Ini Jadwal dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis di Sukoharjo