alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pencarian Anak Hanyut di Bandar Lampung, Ayah Azan di Gorong-gorong

Wakos Reza Gautama Selasa, 18 Mei 2021 | 11:21 WIB

Pencarian Anak Hanyut di Bandar Lampung, Ayah Azan di Gorong-gorong
Shakel, bocah hanyut di Bandar Lampung. [Lampungpro.co]

hanyutnya Shakel adalah salah satu peristiwa anak hanyut yang membuat geger masyakarat Kota Bandar Lampung.

SuaraLampung.id - Muhamad Arvansa Shakel (4), bocah yang hanyut di depan rumahnya di Gang Bukit I, Kelurahan Kebon Jeruk, Bandar Lampung, akhirnya ditemukan. 

Setelah menghilang sejak Minggu (16/5/2021) siang, jasad Shakel ditemukan di Pantai Kunyit, Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Selasa (18/5/2021) subuh.

Peristiwa hanyutnya Shakel adalah salah satu peristiwa anak hanyut yang membuat geger masyakarat Kota Bandar Lampung. Pencarian terhadap Shakel pun melibatkan ratusan aparat dari 15 instansi. 

Pencarian Shakel difokuskan di gorong-gorong di sepanjang Jalan Hayam Wuruk hingga ke bawah flyover Pasar Tugu, Bandar Lampung. 

Baca Juga: Jasad Bocah Hanyut di Bandar Lampung Ditemukan di Pantai Kunyit

Karena gorong-gorong tertutup trotoar, petugas sampai harus menjebolnya menggunakan linggis dan alat berat lainnya. Di hari pertama pencarian, petugas berupaya menjebol trotoar sampai pukul 23.30 WIB.

Hal ini menyita perhatian masyarakat Bandar Lampung. Ratusan orang berkumpul menyaksikan upaya petugas mencari Shakel di bawah Flyover Pasar Tugu. 

Aparat kepolisian pun sampai menutup akses jalan di bawah flyover Pasar Tugu demi melancarkan tugas Tim SAR yang mencari Shakel di dalam gorong-gorong. 

Pencarian Shakel melibatkan 15 dinas dan instansi ditambah masyakarat setempat. Ayah Shakel, Krisna Bayu, bahkan masuk ke gorong-gorong sambil melantunkan azan dengan harapan anak keduanya itu dapat ditemukan.  

Paman korban, Yogi, bahkan mengalami sesak dan kehabisan napas saat berada di gorong-gorong. Yogi langsung diberikan perawatan dan bantuan alat pernapasan dari tim kesehatan yang berada di lokasi. Keduanya bersikeras masuk ke gorong-gorong untuk mencari Shakel. 

Baca Juga: Reaktif Covid-19 di Pos Penyekatan Arus Balik, Siap-Siap Karantina

Pencarian hari kedua menurut Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, dimulai pukul 06.30 WIB dengan membagi menjadi empat yaitu Tim I  fokus bersihkan aliran drainanse di fly over pasar tugu. Tim II  menyisir aliran drainase dari flyover Pasar Tugu ke arah aliran sungai RS Graha Husada.  

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait