alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pencitraan, Pejabat Ini Bawa Pulang Bantuan Banjir di NTT Setelah Difoto

Wakos Reza Gautama Kamis, 08 April 2021 | 07:15 WIB

Pencitraan, Pejabat Ini Bawa Pulang Bantuan Banjir di NTT Setelah Difoto
Video viral relawan dan warga terdampak bencana tolak bantuan untuk pencitraan oknum pejabat (Instagram/Magelang_raya)

Pejabat pemerintah itu mengirim bantuan untuk korban bencana banjir bandang di NTT hanya formalitas

SuaraLampung.id - Bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan keprihatinan banyak pihak. Bencana banjir bandang ini memakan banyak korban jiwa. 

Tidak hanya itu, ribuan orang juga terpaksa mengungsi akibat banjir bandang di NTT ini. Di tengah bencana yang terjadi ada saja ulah pejabat pemerintah yang tak patut dicontoh. 

Pejabat pemerintah itu mengirim bantuan untuk korban bencana banjir bandang di NTT hanya formalitas. Bantuan itu dibawa hanya untuk difoto lalu dibawa pulang lagi. 

Hal ini tentu saja membuat warga korban bencana banjir bandang di NTT marah. Mereka menolak pemberian bantuan dengan cara seperti itu. 

Baca Juga: Korban Tewas Badai NTT Bertambah Jadi 138 Orang, Hampir 2 Ribu Rumah Rusak

Bukan tanpa alasan, aksi pemberian bantuan itu dianggap terlalu banyak aturan dan cuma menjadi ajang pencitraan belaka.

Video yang menuai pro kontra di kalangan masyarakat itu dibagikan oleh jejaring Twitter @ipunglombok, Rabu (7/4/2021).

"Sumbangan bencana banjir hanya formalitas buat disyuting lalu dibawah pulang lagi dan besok keluar siaran sdh kirim bantuan. Kita yg banjir ini desa muslim jd bantuan formalitas yg diberikan untk berita" tulis @ipunglombok.

Dalam video itu, terekam momen penyaluran bantuan yang terkendala oleh adanya protes dari para warga.

Salah satu pria di sana yang diduga adalah relawan tampak marah kepada pengirim barang-barang bantuan.

Baca Juga: Banjir Bandang di Lembata 38 Orang Hilang, Tim SAR Mulai Evakuasi Besok

Pria berpakaian hijau tersebut mengungkit soal ribetnya proses atau prosedur penerimaan bantuan bencana.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait