alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penyebab Mata Juling dan Cara Mengatasinya

Wakos Reza Gautama Sabtu, 27 Februari 2021 | 05:05 WIB

Penyebab Mata Juling dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi mata. Penyebab mata juling dan cara mengatasinya. (Pixabay)

Mata juling pada dasarnya disebabkan karena kerusakan saraf.

SuaraLampung.id - Mata juling sering dialami beberapa orang. Mata juling bisa terjadi sejak lahir, pada masa kanak-kanak bahkan ketika dewasa. 

Mata juling pada dasarnya disebabkan karena kerusakan saraf. Hal ini juga bisa akibat pengaruh otot mata yang tidak bekerja. Hal ini membuat otak menerima pesan visual yang berbeda dari mata.

Mata juling atau strabismus merupakan kondisi di mana kedua bola mata tidak sejajar. Kondisi ini membuat mata seseorang melihat ke arah yang berbeda atau tidak sinkron, dan membuat fokus mata dalam melihat objek jadi berbeda.

Mata juling dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis yang mendasarinya, seperti cerebral palsy atau stroke. Dilansir dari healthline, seseorang yang mengalami mata juling biasanya menunjukkan berbagai gejala seperti:

Baca Juga: Mata Juling, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

- Gangguan penglihatan
- Penglihatan ganda
- Penurunan persepsi dalam penglihatan
- Kelelahan mata
- Sakit kepala
- Tidak enak badan

Pada anak-anak, kondisi mata juling biasanya terjadi saat kelahiran. Untuk mengatasinya, biasanya perlu dilakukan pembedahan atau operasi. Selain itu, untuk menanganinya bisa juga dengan menggunakan kacamata agar penglihatan membaik.

Jika terjadi saat dewasa, mata juling bisa disebabkan oleh gangguan fisik, seperti cedera mata, kelumpuhan otak, atau stroke. Hal ini juga bisa terjadi terhadap seseorang yang memiliki mata malas atau rabun dekat.

Seseorang dapat melakukan pengecekan mata untuk memeriksa kondisi matanya. Pemeriksaan ini difungsikan agar dapat melakukan pencegahan atau pengobatan dini agar kondisi tidak semakin parah. Tes yang biasa dilakukan di antaranya:

- Tes refleks cahaya kornea untuk memeriksa mata juling
- Tes ketajaman visual untuk menentukan seberapa baik dapat membaca dari kejauhan
- Tes tutup atau buka untuk mengukur pergerakan dan deviasi mata
- Pemeriksaan retina untuk memeriksa bagian belakang mata

Baca Juga: 10 Jam Sehari Pakai Smartphone, Mata Bocah 9 Tahun Ini juling

Jika memiliki gejala fisik lain bersamaan dengan mata juling, dokter mungkin memeriksa otak dan sistem saraf untuk mengetahui kondisi lain. Untuk bayi yang memiliki mata juling, harus dilakukan pemeriksaan sebelum usia 3 tahun agar tidak semakin parah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait