Masa itu, kulit SBY kuning bersih. Warna kulit yang kuning bersih mengesankan SBY tidak pernah memimpin pasukan berlatih di lapangan.
"Danyon kok kulitnya kuning. Danyon itu harus hitam. Kalau tidak, nanti diragukan anak buah," ujar Wismoyo. Wismoyo tidak langsung menyetujui SBY pergi ke Dili untuk menjadi Danyon.
Wismoyo menyuruh SBY melatih para bintara Kodam Udayana di Resimen Induk Infanteri Kodam (Rindam) Udayana.
"Menghadap ke Komandan Rindam. Latih dulu itu para bintara. Nanti kita evaluasi. Kalau hasilnya bagus, boleh berangkat ke Dili," papar Wismoyo.
Baca Juga:Mantan Kasad Jenderal Wismoyo Arismunandar Wafat karena Sakit
Setelah melihat hasil latihan yang dipimpin SBY, barulah Wismoyo mengizinkan SBY berangkat ke Dili untuk menerima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 744.