"Kedua ada obat untuk menambahkan daya tubuh karena masuk virus yang sudah melunjak gejala di paru-paru yang di kanan lebih besar virusnya lebih lebar di tangan.terduga ada sedikit di kiri. Tapi sebagian besar di kanan. Karna masih belum bisa dikontrol.
Napas Syekh Ali Jaber pun mulai sesak.
"Tapi ini ada obat untuk menambahkan imun semoga bisa dipercepat dan biar sedikit mengencerkan darah karena darah saya terlalu kental karena virus ya."
Menurut Irfan Hakim dan Iskandar, sebelum meninggal dunia, ada perilaku Syekh Ali Jaber yang tidak seperti biasa.
Baca Juga:Foto Peristiwa Pilihan Pekan Ketiga Januari 2021
Yaitu ketika terjadi peristiwa penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung. Selama ini Syekh Ali Jaber selalu menggunakan baju berwarna putih atau baju berwarna terang.
Namun entah mengapa saat di Lampung sebelum peristiwa penusukan terjadi, Syekh Ali Jaber memilih baju berwarna hitam dan sorban merah.
Padahal timnya sudah menyiapkan baju warna putih yang hendak dipakai Syekh Ali Jaber.
"Setelah kejadian tersebut baru kepikir, andai pakai baju putih, itu darah kemana-mana massa bisa histeris," ujar Iskandar.
Iskandar juga mengenang saat Syekh Ali Jaber dibawa ke rumah sakit akibat luka tusukan di tangan yang cukup dalam.
Baca Juga:Heboh Raffi Ahmad Langgar Prokes, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
"Ketika ke rumah sakit, Syekh Ali senyum dan bilang Alhamdulillah," kenang Iskandar.