- Kemarau ekstrem memicu kebakaran hutan dan lahan di Lampung Tengah serta Tol Menggala pada Jumat, 16 Oktober 2026.
- Tim gabungan berhasil memadamkan kedua kebakaran tersebut tanpa adanya korban jiwa serta mencegah perluasan api ke pemukiman dan jalan tol.
- Pemerintah Provinsi Lampung memberlakukan kebijakan nol toleransi pembakaran lahan serta meningkatkan pemantauan intensif di lima belas kabupaten dan kota.
SuaraLampung.id - Musim kemarau ekstrem kembali memicu ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Lampung. Jumat (16/10/2026), kobaran api dilaporkan pecah di dua titik strategis sekaligus.
Pertama di kawasan perkebunan warga di Lampung Tengah serta area kedua semak belukar di lingkar luar Gerbang Tol Menggala, Tulang Bawang.
Titik paling rawan berada tepat di dekat koridor keluar-masuk kendaraan Tol Menggala, kawasan Kagungan Rahayu (koordinat -4.4638 LS, 105.19361 BT).
Asap pekat yang sempat membubung tinggi menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengemudi akibat tergerusnya jarak pandang (visibility) di jalur cepat tersebut.
Mencegah potensi kecelakaan karambol, operasi pemadaman skala besar langsung digulirkan. Puluhan personel gabungan dikerahkan ke lokasi, melibatkan BPBD Tulang Bawang, BPBD Tulang Bawang Barat, armada Damkar, peleton Brimob, tim tanggap darurat PT HIM, hingga warga setempat.
Fokus utama pemadaman diarahkan untuk memotong laju api agar tidak merangsek ke aspal jalan tol. Hingga Jumat
malam pukul 19.22 WIB, operasi mulai menunjukkan hasil. Kobaran api utama berhasil dijinakkan dan tim kini tengah melakukan proses pendinginan (cooling down) untuk mematikan sisa bara gambut.
Pada hari yang sama, si jago merah juga melahap area perkebunan rakyat di Kampung Sumber Bahagia, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah.
Tim Damkar bersama Satpol PP dan warga berhasil melokalisir api sebelum merembet ke pemukiman. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menyikapi eskalasi karhutla yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Pusdalops BPBD mengaktifkan pemantauan intensif di 15 kabupaten/kota.
Baca Juga: Asap Pekat Mengancam Pengendara Tol Terpeka: Polisi dan Damkar Berpacu Padamkan Api di Km 194
Kepala BPBD Provinsi Lampung meneruskan instruksi tegas dari Gubernur Lampung, yang secara khusus membidik para pemegang izin Hak Guna Usaha (HGU) korporasi sawit dan tebu, serta masyarakat umum:
- Nol Toleransi Pembakaran Lahan (Zero Burning): Larangan mutlak membuka atau membersihkan lahan perkebunan dengan cara membakar. Pelanggaran regulasi ini akan berhadapan langsung dengan sanksi pidana lingkungan hidup.
- Regulasi Ketat Kearifan Lokal: Pembukaan lahan tradisional hanya dilegalkan jika memenuhi ambang batas perundang-undangan dan wajib di bawah pengawasan serta rekomendasi tertulis pemerintah daerah.
- Respon Cepat Pelaporan: Masyarakat diwajibkan melapor ke posko bencana, TNI/Polri, atau pemadam terdekat jika melihat titik api, sekecil apa pun skalanya.
- Prioritas Nyawa di Jalan Raya: Seluruh pengemudi yang melintasi area Tol Terbanggi–Kayu Agung diimbau mengurangi laju kendaraan, menyalakan lampu kabut, menjaga jarak aman, dan tidak panik saat menerjang sisa kepulan asap tipis.
"Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama di musim kemarau ini. Kami tidak segan menindak pihak-pihak yang lalai hingga memicu bencana lingkungan. Keselamatan pengguna jalan dan kelestarian ekosistem harus dijaga tanpa kompromi," tegas rilis resmi Pusdalops BPBD Lampung.
Berita Terkait
-
Asap Pekat Mengancam Pengendara Tol Terpeka: Polisi dan Damkar Berpacu Padamkan Api di Km 194
-
Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi
-
Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk
-
Gerebek Gang di Korpri Jaya, Polisi Amankan Sembilan ABG Calon Pelaku Tawuran
-
Gelar Karpet Merah Investor Kakao, Pemprov Lampung Siapkan Obral Insentif Khusus
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Kebakaran Lahan Pecah di Dua Titik Strategis Lampung, Gubernur Rilis Instruksi Tegas
-
Asap Pekat Mengancam Pengendara Tol Terpeka: Polisi dan Damkar Berpacu Padamkan Api di Km 194
-
Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi
-
Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM
-
Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk