- Polsek Sukarame menciduk sembilan remaja yang merencanakan bentrokan di Gang Nangka 4 pada Sabtu (17/10/2026).
- Petugas menyita enam sepeda motor dan satu ponsel di lokasi guna menyelidiki provokator serta kelompok lawan.
- Kapolsek Sukarame mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan agar anak tidak berkeliaran hingga larut malam.
SuaraLampung.id - Patroli dini hari Polsek Sukarame berhasil memotong rantai potensi pertumpahan darah jalanan. Sebanyak sembilan remaja berusia belasan tahun diciduk polisi saat tengah menyusun rencana bentrokan antargeng di kawasan Gang Nangka 4, Jalan Senopati, Kelurahan Korpri Jaya, Sabtu (17/10/2026) sekira pukul 01.30 WIB.
Kesembilan ABG yang diamankan, sebagian besar masih duduk di bangku sekolah, masing-masing berinisial RP (16), MRT (15), AS (14), KFR (16), FM (15), DD (15), RE (17), AG (16), dan RAM (17). Mirisnya, salah satu dari mereka bahkan baru menginjak usia 14 tahun.
Penggerebekan berlangsung senyap namun cepat. Begitu armada patroli tiba di lokasi, sejumlah remaja lainnya kocar-kacir melarikan diri ke lorong-lorong gelap pemukiman warga.
Kapolsek Sukarame, Kompol HD Pandiangan, membenarkan aksi penangkapan tersebut. Tempat berkumpul mereka diduga kuat menjadi titik temu (rendezvous) sebelum melancarkan serangan terhadap kelompok lawan.
“Berdasarkan pemetaan awal, mereka hendak bentrok dengan kelompok remaja lain dari wilayah Sukabumi. Sembilan orang berhasil kami amankan di lokasi saat bersiap,” tegas Kompol Pandiangan, Sabtu (17/10/2026).
Meski tidak ditemukan senjata tajam (sajam) di tubuh mereka maupun di sekitar lokasi penangkapan, gerak-gerik mereka di waktu dini hari dinilai sudah cukup membahayakan ketertiban umum.
Dari lokasi, petugas mengamankan enam unit sepeda motor dan sebuah ponsel yang kini disita untuk menelusuri jejak digital pesan ajakan bentrok.
"Kami masih mendalami ponsel mereka untuk melacak siapa provokator dan koordinator aksi ini, sekaligus memburu para remaja lain yang sempat melarikan diri," tambah Pandiangan.
Peristiwa ini kembali menjadi alarm merah bagi pengawasan keluarga. Kompol Pandiangan menegaskan agar para orang tua tidak lagi abai jika anak-anak mereka belum kembali ke rumah saat larut malam.
Baca Juga: Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara
"Jangan biarkan anak-anak kita baru sadar setelah berada di balik jeruji besi atau menjadi korban luka. Peran orang tua dan sekolah jauh lebih penting di hulu sebelum mereka berhadapan dengan hukum di hilir," pungkasnya seraya memastikan patroli siber dan wilayah malam hari akan kian diintensifkan.
Berita Terkait
-
Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara
-
Resahkan Penghuni Panti Asuhan Putri, Pelaku Teror Eksibisionis Diburu Polisi Sukarame
-
Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi
-
Bikin Macet, PKL Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pisang Ditertibkan Pemkot Bandar Lampung
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Gerebek Gang di Korpri Jaya, Polisi Amankan Sembilan ABG Calon Pelaku Tawuran
-
Apes! Asyik Ngengkol Motor Curian yang Mogok, Pria di Pringsewu Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa
-
Gelar Karpet Merah Investor Kakao, Pemprov Lampung Siapkan Obral Insentif Khusus
-
Lirik Gurihnya Produk Desa Lampung, 13 Delegasi Dagang Tiongkok Siap Borong Hasil Laut dan Rempah
-
Jangan Korbankan Pedagang! Wakil Ketua DPRD Desak Pemkot Buka-bukaan Dokumen Pasar Shopping Metro