Wakos Reza Gautama
Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB
Korban bernama Zuraidah ditemukan tewas dalam kondisi tubuh membengkak di atas kasur sebuah rumah kontrakan di Pekon Panutan, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Selasa (13/10/2026) sore. [Dok Humas Polres Pringsewu]
Baca 10 detik
  • Warga bersama kepolisian menemukan jasad Zuraidah dalam kondisi membengkak di rumah kontrakannya, Kabupaten Pringsewu, pada Selasa (13/10/2026).
  • Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda kekerasan, dan korban diduga meninggal akibat riwayat penyakit jantung menahun.
  • Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga pada malam hari tersebut untuk segera dimakamkan secara layak.

SuaraLampung.id - Teka-teki aroma busuk menyengat yang meresahkan para penghuni rumah kontrakan di Pekon Panutan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, akhirnya terjawab tragis.

Sumber bau tersebut rupanya berasal dari jasad seorang wanita paruh baya, Zuraidah (57), yang terbujur kaku di atas tempat tidurnya, Selasa (13/10/2026) sore.

Korban yang diketahui hidup seorang diri itu ditemukan dalam kondisi tubuh yang telah membengkak dan rusak, mengindikasikan bahwa ia telah mengembuskan napas terakhir beberapa hari sebelum ditemukan.

Kecurigaan tetangga sejatinya mulai menguat lantaran korban sama sekali tidak pernah terlihat keluar rumah sejak Jumat pekan lalu.

Puncaknya terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, ketika hawa tak sedap dari arah kamar korban kian pekat menusuk hidung.

Merasa ada yang tak beres, warga berinisiatif mengecek kondisi korban. Namun, pintu rumah sewaan tersebut terkunci rapat dari dalam.

Setelah berkoordinasi dengan keluarga korban, pemilik kontrakan, dan kepolisian setempat, warga akhirnya terpaksa mendobrak masuk melalui celah jendela. Di balik jendela itulah pemandangan memilukan tersingkap.

"Setelah berhasil membuka jendela, warga mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Posisinya telentang di atas kasur dengan tubuh yang sudah membengkak," ungkap Kapolsek Pagelaran, Iptu Agus Dharmawan.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Pringsewu untuk menjalani pemeriksaan medis awal.

Baca Juga: Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Obrak-abrik 6 Sarang Narkoba di Pringsewu: 2 Terduga Bandar Diciduk

Dari dalam kamar, polisi mengamankan sejumlah barang pribadi korban, termasuk dompet kecil berisi beragam jenis obat-obatan yang diduga rutin dikonsumsinya.

Iptu Agus menegaskan, berdasarkan hasil olah TKP dan visum luar tim medis, tidak ditemukan adanya jejak kekerasan fisik, luka penganiayaan, maupun indikasi tindak kriminal di tubuh wanita malang tersebut.

"Dugaan kuat korban meninggal dunia murni akibat penyakit medis yang dideritanya. Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan korban memang memiliki riwayat penyakit jantung menahun," jelas Kapolsek.

Pihak keluarga korban pun telah mengikhlaskan kepergian Zuraidah sebagai takdir dan menolak prosedur autopsi mendalam.

"Jenazah telah kami serahkan seutuhnya kepada pihak keluarga malam ini untuk langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan secara layak," pungkas Iptu Agus.

Load More