Wakos Reza Gautama
Senin, 12 Oktober 2026 | 09:51 WIB
Polemik pembongkaran Pasar Shoping Metro ikut menarik perhatian dari Anggota DPR RI asal Lampung Chusnunia yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi UMKM dan ekonomi kreatif. [ISTIMEWA]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mendesak Pemkot Metro agar tidak merobohkan Pasar Shopping Metro tanpa solusi bagi UMKM.
  • Komunitas lokal berhasil menghidupkan kembali pasar yang sempat terbengkalai bertahun-tahun tersebut menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif masyarakat.
  • Chusnunia berencana mengadakan pertemuan daring dalam waktu dekat guna menyerap aspirasi pedagang untuk disampaikan langsung kepada Wali Kota Metro.

SuaraLampung.id - Rencana pembongkaran Pasar Shopping Metro menuai sorotan tajam dari Senayan. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Metro agar tidak mengorbankan para pelaku UMKM dan pegiat ekonomi kreatif yang kini tengah menggeliat di kawasan tersebut.

Politisi yang membidangi sektor UMKM dan ekonomi kreatif ini menegaskan, pemerintah daerah wajib mencari solusi berkeadilan (win-win solution) ketimbang sekadar merobohkan bangunan tanpa memikirkan masa depan mata pencaharian warga.

"Harus ada ruang dialog dan jalan keluar konkret. Saya tidak ingin masuk ke polemik siapa yang paling berhak atau mencari siapa salah dan benar. Kita tunggu bersama hasil kajian kelayakan gedung yang tengah dilakukan Pemkot," tegas perempuan yang akrab disapa Nunik tersebut.

Mantan Wakil Gubernur Lampung ini menyoroti kerja keras komunitas lokal yang berhasil "menghidupkan kembali" Pasar Shopping Metro dari status aset mati yang sempat terbengkalai bertahun-tahun.

Meski Nunik memaklumi dalih keselamatan publik yang menjadi alasan Pemkot Metro selaku pemilik aset, ia mengingatkan agar nilai ekonomi dan kreativitas yang telah terbangun tidak digusur begitu saja.

"Kita menghormati Pemkot Metro yang mengutamakan faktor keselamatan gedung. Namun, pemerintah juga punya tanggung jawab moral menjamin keberlanjutan usaha mereka. Para pelaku kreatif ini sudah berhasil menyulap pasar yang lama mangkrak menjadi hidup kembali," imbuhnya.

Guna mengurai benang kusut tersebut, Nunik memastikan bakal turun langsung mendengar keluhan para pedagang dan komunitas ekraf melalui agenda temu aspirasi dalam waktu dekat.

"Saat ini sedang kami jadwalkan pertemuannya, bisa melalui Zoom. Saya ingin mendengar langsung aspirasi dari kawan-kawan pelaku usaha di lapangan untuk kemudian saya sampaikan langsung kepada Wali Kota Metro selaku pengambil kebijakan," pungkas Nunik

Baca Juga: Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Load More