- Buruh harian berinisial BW ditemukan tewas membusuk di kamar mandi rumah penunggu sarang walet Kota Metro pada Minggu (20/9/2026).
- Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan menduga korban meninggal dunia akibat serangan penyakit mendadak saat hendak buang air besar.
- Keluarga korban menolak proses autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah sebelum jenazah dimakamkan secara layak.
SuaraLampung.id - Kematian sunyi menyelimuti sebuah rumah penunggu sarang burung walet di Jalan Raden Intan, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.
BW (54), seorang buruh harian lepas yang tinggal sebatang kara di bangunan tersebut, ditemukan tewas membusuk di dalam kamar mandi pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Tragedi ini terkuak berkat ketelitian seorang tetangga korban, Suranto (52). Ia menaruh curiga setelah mendapati sepeda motor Yamaha Jupiter milik korban terparkir kaku di teras dengan posisi yang sama persis selama dua malam berturut-turut.
Firasat buruk mendorong Suranto segera melapor kepada Ketua RT dan RW setempat. Bersama-sama, mereka mendatangi rumah milik warga Jakarta yang dijaga oleh korban tersebut.
Kecurigaan kian beralasan saat para saksi mencium aroma busuk yang menusuk hidung dari dalam bangunan. Menelusuri sumber bau hingga ke arah kamar mandi, mereka mendapati pemandangan memilukan, tubuh BW terbujur kaku tak bernyawa dalam posisi tertelungkup.
Sontak, warga langsung menghubungi pihak kepolisian dan Babinsa setempat. Mendapat laporan warga, personel siaga Polres Metro bersama Tim Inafis dan SPKT langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) yang masih dalam kondisi status quo.
Berdasarkan hasil olah TKP, korban ditemukan dalam posisi memilukan. Bagian kakinya berada di dekat kloset, sementara tubuhnya tertahan di bibir bak mandi dengan posisi wajah menghadap ke dalam air, meski tidak tenggelam sepenuhnya.
Kondisi pakaian korban, yang mengenakan kaus dan celana dalam keadaan setengah terbuka, memperkuat dugaan kuat bahwa pria paruh baya tersebut mengalami serangan penyakit mendadak saat hendak buang air besar, sebelum akhirnya jatuh tak sadarkan diri.
Pemeriksaan fisik luar oleh petugas tidak menemukan adanya bekas luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca Juga: Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar
Mengingat korban diperkirakan telah wafat lebih dari 24 jam, pembusukan alami sudah mulai tampak pada area wajah dan kedua tangan.
Barang-barang berharga milik korban pun dipastikan masih utuh di tempatnya. Polisi mengamankan satu unit ponsel, sepeda motor Yamaha Jupiter, dompet hitam berisi KTP dan STNK, serta tas pribadi.
Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari olah TKP hingga koordinasi intensif dengan pihak kerabat.
"Pihak keluarga telah dihubungi dan menyatakan ikhlas menerima peristiwa ini murni sebagai musibah. Keluarga menolak proses autopsi," terang perwakilan Polres Metro.
Usai dievakuasi dari TKP, jenazah BW langsung dibawa menuju rumah duka perkumpulan gotong royong untuk disucikan dan dimakamkan secara layak.
Berita Terkait
-
Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar
-
Niat Cari Buah Sawo, Pemilik Rumah di Panjang Syok Temukan Jasad Mengering Tinggal Tulang
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
-
Bocah SD Temukan Jasad Bayi Ber-ari-ari di Aliran Sungai Bandar Lampung
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi
-
Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah
-
Penjaga Gedung Walet di Metro Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi
-
Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029