Wakos Reza Gautama
Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:45 WIB
Aparat kepolisian menembak mati pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang. [Dok Humas Polres Tulang Bawang]
Baca 10 detik
  • Aparat gabungan menembak mati terduga pembunuh satu keluarga di Tulang Bawang pada Senin, 5 Oktober 2026.
  • Tindakan tegas diambil karena pelaku melawan petugas menggunakan senjata tajam saat disergap di Lampung Timur.
  • Polisi masih mendalami motif pembunuhan tiga korban setelah mengamankan barang bukti berupa pisau dan sepeda motor.

SuaraLampung.id - Pelarian pria terduga pembantai satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang, berakhir tragis di ujung peluru polisi.

Tak sampai 12 jam usai melancarkan aksi kejamnya, pelaku tewas ditembak aparat gabungan setelah nekat melawan menggunakan senjata tajam saat disergap di Lampung Timur, Senin (5/10/2026).

Operasi perburuan kilat ini dipimpin Satreskrim Polres Tulang Bawang bersama Polres Lampung Timur dan Ditintelkam Polda Lampung.

Pelaku, yang teridentifikasi kabur menggunakan sepeda motor usai membantai para korban, akhirnya terkepung di kawasan Purbolinggo.

Bukannya menyerah, pelaku justru memicu aksi kejar-kejaran yang mencekam dan berupaya menyerang petugas secara membabi buta.

"Saat hendak diamankan, pelaku mencoba melawan menggunakan senjata tajam meski sudah kami beri tembakan peringatan. Karena membahayakan petugas, kami lakukan tindakan tegas terukur," tegas Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama.

Pelaku sempat dilarikan ke RSUD Sukadana guna pertolongan medis, namun nyawanya tak tertolong. Jenazahnya kini dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

Penangkapan dramatis ini bermula dari peristiwa mencekam yang menggegerkan warga Kampung Purwa Jaya, Banjar Margo, Tulang Bawang, pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Tiga orang yang merupakan satu keluarga inti ditemukan tewas bersimbah darah di kediaman mereka usai polisi menerima panggilan darurat dari salah satu kerabat yang histeris.

Baca Juga: Geger Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Para korban diidentifikasi sebagai Rahmat (69), sang istri Hasanah (56), dan anak perempuan mereka yang masih di bawah umur, Devny Kishela Putri (14).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), ketiga korban diduga dihabisi tanpa perlawanan berarti. Jasad Rahmat tergeletak kaku di kamar utama dengan sekujur tubuh robek akibat tusukan senjata tajam dan hantaman benda tumpul. Sementara itu, Hasanah dan putrinya ditemukan tewas mengenaskan di atas kasur kamar terpisah dengan pola luka serupa.

Meski pelaku telah tewas, penyidik Satreskrim Polres Tulang Bawang memastikan pengusutan kasus ini belum ditutup. Polisi masih mendalami motif di balik aksi keji ini serta menguji sejumlah barang bukti krusial, termasuk pisau yang dipakai pelaku dan sepeda motor yang digunakan untuk melarikan diri.

Load More