- Taksiran adalah perkiraan hasil hitung dengan membulatkan bilangan untuk mempermudah perhitungan cepat.
- Taksiran bawah selalu menghasilkan nilai yang lebih kecil dari nilai sebenarnya setelah pembulatan ke bawah.
- Taksiran atas selalu menghasilkan nilai yang lebih besar dari nilai sebenarnya setelah pembulatan ke atas.
SuaraLampung.id - Dalam matematika, taksiran atas, taksiran bawah, dan taksiran terbaik sering muncul saat menghitung secara cepat tanpa alat bantu. Sayangnya, banyak siswa masih keliru membedakan ketiganya. Padahal, konsep taksiran ini sangat berguna, baik untuk soal ujian maupun perhitungan sehari-hari.
Agar tidak tertukar lagi, berikut penjelasan taksiran atas, bawah, dan terbaik pada bilangan, lengkap dengan contoh sederhana yang mudah dipahami.
Taksiran adalah hasil perkiraan dari suatu bilangan atau operasi hitung dengan cara membulatkan angka agar perhitungannya lebih mudah.
Taksiran digunakan saat:
- Menghitung cepat
- Memperkirakan hasil
- Mengecek kewajaran jawaban
1. Taksiran Bawah
Taksiran bawah adalah hasil perkiraan yang lebih kecil dari nilai sebenarnya.
Cara Menentukan:
Bilangan dibulatkan ke bawah.
Contoh:
47 dibulatkan ke puluhan → 40
623 dibulatkan ke ratusan → 600
Hasil taksiran selalu kurang dari nilai asli.
2. Taksiran Atas
Taksiran atas adalah hasil perkiraan yang lebih besar dari nilai sebenarnya.
Cara Menentukan:
Bilangan dibulatkan ke atas.
Contoh:
47 dibulatkan ke puluhan → 50
623 dibulatkan ke ratusan → 700
Hasil taksiran selalu lebih besar dari nilai asli.
Baca Juga: Nelayan di Lampung Ditemukan Tewas Setelah Kapalnya Terbalik Saat Melaut
3. Taksiran Terbaik
Taksiran terbaik adalah hasil perkiraan yang paling mendekati nilai sebenarnya.
Cara Menentukan:
Gunakan aturan pembulatan umum:
Angka ≥ 5 → dibulatkan naik
Angka < 5 → dibulatkan turun
Contoh:
47 → 50
623 → 600
Taksiran terbaik dianggap paling akurat.
Contoh Soal yang Sering Muncul
Soal: Tentukan taksiran atas, bawah, dan terbaik dari bilangan 384 ke ratusan terdekat.
Jawaban:
Taksiran bawah → 300
Taksiran atas → 400
Taksiran terbaik → 400
Tag
Berita Terkait
-
Cara Mengurutkan Pecahan dari yang Terkecil ke Terbesar, Dijamin Mudah
-
Memahami Sifat Komutatif, Asosiatif, dan Distributif dalam Operasi Hitung
-
Cara Menghitung Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai, Mudah Dipahami
-
Pangkat Tiga dan Akar Pangkat Tiga: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal Lengkap
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Promo Powder Milk Fair Alfamart Januari 2026, Susu Favorit Diskon hingga 25 Persen
-
Cara Menghitung Soal Cerita Matematika Menggunakan Metode 4 Langkah
-
Memahami Taksiran Atas, Bawah, dan Terbaik dalam Matematika
-
5 Fakta Kaburnya Tahanan Polsek Maro Sebo, Lolos di Dini Hari hingga Ditangkap di Palembang
-
Cara Mengurutkan Pecahan dari yang Terkecil ke Terbesar, Dijamin Mudah