- Video di media sosial mengklaim adanya bansos akhir tahun Rp50 juta dari Presiden Prabowo Subianto.
- Verifikasi MAFINDO menunjukkan video tersebut rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas palsu 99,7%.
- Pakar mengingatkan masyarakat mengabaikan janji bantuan tersebut karena merupakan penipuan berkedok impostor content.
SuaraLampung.id - Media sosial kembali diramaikan dengan video yang menjanjikan bantuan sosial (bansos) akhir tahun sebesar Rp50 juta kepada masyarakat Indonesia. Lebih heboh lagi, narasi di video itu menyebut bahwa program tersebut merupakan kebijakan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Unggahan ini ramai dibagikan dan mengundang komentar warganet yang berharap mendapat bantuan instan.
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “DANA BANTUAN BANSOS H.PRABOWO SUBIANTO RP50JUTA UNTUK MASYARAKAT INDONESIA” pada Jumat (28/11/2025). Unggahan tersebut memperlihatkan Prabowo tengah berpidato dengan narasi sebagai berikut:
“Tolong jawab dengan jujur, ya, saat ini kalian butuh apa. Biaya sekolah, biaya kuliah, modal usaha, mau bayar hutang, atau renovasi rumah. Jika kalian membutuhkan salah satu yang tadi saya sebutkan, segera hubungi saya segera, InsyaAllah saya bantu dengan syarat jangan digunakan untuk berfoya-foya”
Hingga Senin (8/12/2025) unggahan telah mendapatkan 29 tanda suka dan menuai 34 komentar.
Namun setelah ditelusuri oleh MAFINDO / TurnBackHoax.ID, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Video yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas palsu mencapai 99,7%.
Analisis & Temuan TurnBackHoax
- Video menunjukkan visual tidak wajar dan tidak ada sumber resmi yang mendukung klaim adanya bansos Rp50 juta.
- Klaim memanfaatkan nama tokoh publik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap informasi palsu.
- Konten ini dikategorikan sebagai penipuan dan impostor content karena menyalahgunakan nama Presiden Prabowo.
Dengan demikian, tidak ada program resmi pemerintah yang memberikan bansos akhir tahun senilai Rp50 juta kepada masyarakat.
Pakar literasi digital mengingatkan bahwa penipuan berkedok bansos sering menyasar masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan ekonomi. Kini, dengan bantuan AI, modus penipuan terlihat lebih meyakinkan, membuat banyak orang mudah tertipu dan menyerahkan data pribadi.
Apa yang Harus Dilakukan Warga?
Baca Juga: Detik Terakhir Pemuda Asal Jambi Loncat dari Kapal, Hilang Terseret Arus di Laut Lampung
- Abaikan video atau link tidak resmi yang menjanjikan uang instan
- Cek ke sumber resmi seperti situs Kemensos, pemerintah daerah, atau kanal kementerian terkait
- Waspada jika diminta data pribadi, OTP, atau transfer uang dengan alasan administrasi
- Bansos yang benar tidak pernah disalurkan melalui link random, apalagi hanya dengan syarat klik dan daftar cepat.
Klaim bansos akhir tahun Rp50 juta dari Presiden Prabowo adalah hoaks dan penipuan. Jangan sampai masyarakat kehilangan uang atau data pribadi karena tergiur “bantuan” yang sebenarnya jebakan.
Berita Terkait
-
Cara Cek BLT Rp 900 Ribu Langsung dari HP Tanpa ke Kantor Pos Sudah Bisa Sekarang
-
Jadi Saksi Ramalan Gus Dur Soal Prabowo Jadi Presiden, Said Aqil Beber Kehebatan Intuisi Sang Kiai
-
HATI-HATI! Pendaftaran CPNS Kementerian Imigrasi 2025 Beredar, Ternyata Jebakan Data Pribadi
-
Viral Umrah Gratis Kemenag di TikTok, Cek Faktanya Di Sini
-
Sah, Prabowo-Gibran Sapu Bersih di Lampung
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Imsak Jam Berapa di Bandar Lampung? Cek Jadwal Imsak 10 Maret 2026
-
Jelang Mudik Lebaran 2026, Ini Program Servis Kendaraan di Bengkel Toyota dan Honda Lampung
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung Hari Ini, Senin 9 Maret 2026: Maghrib Jam Berapa?
-
Perbanas dan BRI Beberkan 3 Strategi Perbankan Hadapi Risiko Global
-
Promo Ramadan BRI di Kenangan Brands, Cashback 40% Pakai QRIS BRImo