- Material longsor menutupi Km 22 dan Km 29 Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat
- Polisi melakukan penyekatan di jalur penghubung Liwa-Krui
- Kendaraan roda enam atau lebih dilarang melintas jalur tersebut
SuaraLampung.id - Jalur vital penghubung Liwa-Krui, kini mengancam keselamatan. Longsor dan amblasnya jalan di dua titik krusial membuat Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lampung Barat bergerak cepat.
Titik longsor berada di Jalan Lintas Liwa–Krui, tepatnya di Km 22 dan Km 29 Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.
Personel Sat Lantas Polres Lampung Barat melakukan penyekatan di jalur penghubung Liwa-Krui itu. Ini bukan sekadar penutupan jalan biasa, melainkan upaya heroik untuk melindungi masyarakat.
"Jalur ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan jenis R6 atau lebih karena kondisi jalan yang berbahaya. Personel kami sudah melakukan penyekatan dan memberikan imbauan langsung agar pengguna jalan berhati-hati dan tidak memaksakan diri melintas. Ini demi keselamatan bersama," tegas Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu Deni Saputra.
Selain menyekat, mereka juga aktif berkoordinasi dengan pihak terkait, mencari solusi jangka panjang, dan mengarahkan pengendara ke jalur-jalur alternatif yang lebih aman.
Langkah ini menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh Lampung Barat.
Bagi para pengendara, khususnya yang sering melintasi jalur Liwa-Krui, kewaspadaan adalah kunci. Jangan pernah memaksakan diri melintasi jalur yang sudah dinyatakan berbahaya.
Patuhi arahan petugas di lapangan, karena setiap peringatan yang mereka berikan adalah demi keselamatan Anda dan orang-orang terkasih. Mari bersama-sama menciptakan perjalanan yang aman dan lancar di tengah tantangan alam ini.
Baca Juga: 5 Kabupaten di Lampung Diterjang Banjir, Apa Pelajaran yang Bisa Dipetik?
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal