SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan belanja daerah pada 2026 akan fokus pada pemulihan ekonomi, penguatan daya saing serta peningkatan kualitas layanan publik secara merata dan adil.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengatakan pihaknya menjunjung tinggi prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah.
"Ini agar pelaksanaan program serta kegiatan dapat berjalan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab," kata Marindo Kurniawan, Kamis (21/8/2025).
Ia memastikan salah satu program unggulan yang menjadi komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah efektivitas pelaksanaan anggaran dalam bidang pendidikan.
"Selain alokasi anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp476 miliar, pemerintah daerah juga menganggarkan lebih dari Rp100 miliar untuk menggratiskan biaya pendidikan bagi seluruh SMA, SMK, dan SLB Negeri mulai tahun ajaran 2025/2026," katanya.
Marindo mengatakan langkah itu diambil untuk meringankan beban orang tua siswa dan meningkatkan kualitas serta akses pendidikan yang merata di Provinsi Lampung.
Selanjutnya, pada sektor infrastruktur, Pemerintah Provinsi Lampung akan memanfaatkan anggaran belanja untuk memenuhi target kemantapan jalan provinsi sebesar 80,88 persen hingga akhir 2026.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan dana Rp1 triliun yang bersumber dari pinjaman daerah. Hingga akhir 2029, total kebutuhan anggaran untuk mencapai target kemantapan jalan sebesar 87,95 persen diperkirakan mencapai Rp4,72 triliun.
"Pemerintah daerah juga menyatakan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna menjamin pelaksanaan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta pemberdayaan ekonomi lokal menjadi prioritas utama," katanya.
Baca Juga: Sarang Narkoba Komering Putih Digerebek: Polisi Bakar 'Gubuk Sabu'
Dalam kesempatan ini, Marindo memastikan kebutuhan anggaran belanja tersebut akan dipenuhi melalui optimalisasi pendapatan daerah yang di 2026 ditargetkan mencapai Rp7,6 triliun sesuai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD.
Target tersebut diupayakan dapat tercapai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp4 triliun, yang berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp1,3 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp3,4 triliun, serta pendapatan daerah lain yang sah sebesar Rp111 miliar.
"Target ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah secara mandiri dan berkelanjutan," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sarang Narkoba Komering Putih Digerebek: Polisi Bakar 'Gubuk Sabu'
-
Tragedi Jembatan Anoman Lampung Tengah: Pria Ditemukan Gantung Diri
-
Makam Tentara Belanda Tersembunyi di Lampung Selatan Siap Jadi Destinasi Edukasi Sejarah
-
Tes DNA akan Ungkap Identitas Tentara Belanda yang Terkubur di Pulau Sebuku, Lampung Selatan
-
Transaksi QRIS Lampung Tembus 6,8 Juta Kali, Ratusan Ribu UMKM Kini 'Melek' Cashless
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif