SuaraLampung.id - Tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC ditahan imbang 1-1 oleh PSM Makassar pada laga BRI Super League, di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (16/8/2025).
Bhayangkara tertinggal terlebih dahulu lewat tendangan penalti gelandang PSM Lucas Dias Serafim pada menit ke-41. Sepakan dari titik putih diberikan wasit setelah dirinya dijatuhkan di kotak terlarang.
Dikutip dari ANTARA, hingga babak pertama usai PSM Makassar masih memimpin 0-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Namun, pada paruh kedua, Bhayangkara yang pertama kali bertanding sebagai tuan rumah di kandang baru tidak ingin mengecewakan 6.713 pendukungnya yang datang ke stadion.
Akhirnya pada menit ke-59 Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan, juga lewat titik putih, lantaran gelandang bertahan Moises Wolschick dilanggar di kotak penalti.
Penyerang Bhayangkara, yang sempat memperkuat tim nasional Indonesia, Ilija Spasojevic mampu melaksanakan tugasnya sebagai algojo dengan baik.
Pertandingan antara Bhayangkara melawan PSM sendiri cukup sengit dengan keduanya kesebelasan saling jual beli serangan.
Ketatnya pertandingan membuat beberapa pelanggaran terjadi dan wasit harus mengeluarkan kartu merah untuk Moises Wolschick, hasil dari dua kartu kuning, pada menit ke-90+2.
Meski demikian, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim mesti puas berbagi satu poin.
Baca Juga: Debut di Lampung, Pelatih Bhayangkara FC Janjikan Kemenangan Atas PSM
Skema tak Berjalan
Pelatih Kepala Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui skema permainannya tidak berjalan mulus, setelah hanya berhasil menahan imbang melawan PSM Makassar di kandang pada Sabtu (16/8/2025).
Paul Munster mengatakan, timnya sebenarnya banyak memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Namun timnya malah kebobolan diawal menjelang babak pertama selesai lewat titik penalti.
"Meski kami berhasil membalas, namun kami harus fokus ke depan. Banyak situasi, kombinasi, dan koordinasi yang tidak bisa berjalan dengan lancar," kata Paul Munster saat jumpa pers usai pertandingan dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Kemudian anak asuhnya juga sudah berusaha untuk mencari gol kedua, namun belum bisa mencetaknya, meskipun para pemain sudah bermain dengan sangat keras.
"Kami sudah berusaha latihan selama seminggu, untuk memperbaiki penyelesaian akhir dan crossing. Kami sudah berusaha mencetak gol dengan cara apapun, tapi permainan tidak berjalan sempurna," ujar Paul Munster.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Horor di Surga Selancar: Turis Kanada Dilecehkan, Citra Wisata Pesisir Barat Dipertaruhkan
-
Gadis Lampung Tengah Dihamili Ayah Kandung, Alami Kekerasan Sejak SD
-
Batal Cuan 50 Juta! Sayembara Tangkap Tapir di Mesuji Resmi Dicabut, Ini Alasannya
-
Pemkot Bandar Lampung Terjunkan Tim Audit, Wajib Pajak Bandel Langsung ke Jaksa
-
Muslihat Buang Air Kecil: Petaka Kencan Facebook Berujung Perampokan di Lampung Tengah