SuaraLampung.id - Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (Kpw BI) Provinsi Lampung menyebutkan tingkat keyakinan masyarakat terhadap kondisi perekonomian daerah ini tetap terjaga pada Juni 2025.
Deputi Direktur Kpw BI Provinsi Lampung, Achmad P Subarkah menuturkan ini berdasarkan hasil survei konsumen BI Lampung.
"Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 107,83, yang masih berada dalam kategori optimis (di atas angka 100), meskipun mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 111,83," kata dia, Selasa (15/7/2025).
Meskipun melandai, menurut Subarkah hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat Lampung masih cukup percaya terhadap kinerja perekonomian secara umum.
"IKK sendiri merupakan indikator yang menggambarkan persepsi dan ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ke depan," ujarnya.
Menurut Subarkah, daya tahan IKK pada Juni turut ditopang oleh menguatnya Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencerminkan pandangan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan ke depan (Desember 2025).
"IEK Provinsi Lampung pada Juni 2025 tercatat sebesar 119,67, meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 116,00," jelasnya.
Peningkatan IEK ini menunjukkan bahwa konsumen semakin optimis terhadap prospek ekonomi ke depan, terutama dalam hal kondisi usaha dan lapangan kerja.
Harapan masyarakat terhadap membaiknya dua aspek tersebut turut menopang persepsi positif terhadap arah perekonomian daerah hingga akhir tahun.
Baca Juga: Panik Beras Oplosan? Pemkab Lampung Selatan Turun Tangan, Ini Hasilnya
Bank Indonesia menilai persepsi dan ekspektasi masyarakat yang tetap positif menjadi modal penting dalam menjaga daya beli dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.
Dengan tetap terjaganya keyakinan konsumen, pemerintah daerah dan pelaku ekonomi diharapkan dapat terus mendorong stabilitas serta meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Panik Beras Oplosan? Pemkab Lampung Selatan Turun Tangan, Ini Hasilnya
-
Misteri Kematian Brigpol EA di Way Kanan: Ekshumasi Ungkap Luka Mengerikan dan Jejak Narkoba
-
Pesta Akbar Peluncuran Bhayangkara FC, Kapolri dan 13 Kapolda Turun Gunung ke Lampung
-
SMA Siger Bandar Lampung: Gratis Tapi Ilegal? Polemik Sekolah Baru yang Bikin Geger
-
Konvoi Aura Farming di Tol, Komunitas Otomotif di Lampung Dihukum
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung