Ia mengatakan upaya jangka panjang yang akan dilakukan yaitu dengan membangun fasilitas pengering gabah di beberapa lokasi.
"Rencana jangka panjang kita akan membangun fasilitas dryer di tiga sampai lima lokasi, dan ini sudah diusulkan ke pusat juga. Sebagai antisipasi bila produksi di Lampung semakin meningkat setiap tahunnya, kita tidak kesulitan dalam pengeringan gabah basah petani," katanya.
Nurman Susilo melanjutkan kapasitas fasilitas pengeringan gabah tersebut direncanakan mencapai 200 ton dalam satu hari.
"Kapasitas kami minta kurang lebih 200 ton dalam satu hari, kalau bertambah lima unit maka bisa bertambah penyerapan gabah basah yang dikeringkan menjadi 1.000 ton dalam sehari," ucap dia.
Menurut dia, fasilitas pengering gabah tersebut akan difokuskan ke daerah-daerah sentra pertanian untuk mempermudah proses panen petani.
"Untuk sekarang kita kerja sama dengan mitra meski kapasitas pengeringan kecil hanya 10-200 ton per hari. Sebab tidak ada pilihan lain untuk selamatkan gabah yang panen ini, karena petani antusias dengan harga yang gabah bagus, mudah-mudahan mitra bisa bertambah dan kita terus mencari mitra untuk pengeringan," tambahnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tambang Galian C Jadi Biang Kerok Banjir di Sukabumi, Wali Kota Eva Dwiana Angkat Bicara
-
Dua Anak Tewas Tenggelam di Kolam Ponpes di Lampung Timur
-
Perang Dagang AS Untungkan Lampung? Apindo Ungkap Peluang Baru
-
Tak Dikasih Tahu Pola Kunci HP, Pria di Bandar Lampung Emosi Pukuli Istri Siri Sampai Bonyok
-
Drama Pilkada Lampung Timur: Istri Mantan Bupati Dipecat dari DPRD Usai Dukung Lawan Partainya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung
-
Gagal Nyebrang ke Jawa! Dua Maling Motor Lampung Timur Diciduk Polisi di Pelabuhan Bakauheni
-
Modal Congkel Rolling Door, Pria di Lampung Tengah Gasak Ninja dan KLX Rp70 Juta dari Diler
-
Remaja Lampung Timur Tega Gasak Motor Teman Sendiri Saat Menginap di Bandar Lampung
-
Cinta Terhalang Paspor: WNA Singapura Dideportasi dari Tanggamus Demi Bertemu Istri