SuaraLampung.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung menyebut bahwa harga bahan pangan pokok tetap stabil hingga tiga hari setelah Idul Fitri 2025.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Evie Fatmawaty mengatakan harga bahan pangan yang ada di pasaran cenderung stabil.
"Sejak Ramadhan hingga tiga hari setelah Idul Fitri ini, tidak ada kenaikan yang mengganggu daya beli," ujar Evie Fatmawaty, Jumat (4/4/2025).
Ia mengatakan kemampuan masyarakat untuk membeli berbagai bahan pangan pun masih terjaga karena tidak ada lonjakan harga yang mempengaruhi daya beli.
"Kita bersyukur semua stabil. Hanya saja dua hari menjelang Idul Fitri kemarin ada kenaikan harga untuk komoditas cabai dan bawang putih, tapi tidak terlalu tinggi," katanya.
Evie melanjutkan, meski sempat terjadi kenaikan harga pada dua hari menjelang Idul Fitri kemarin, ketersediaan komoditas cabai dan bawang putih masih banyak untuk memenuhi konsumsi masyarakat.
"Pemerintah daerah akan selalu menjaga ketersediaan dan harga pangan yang stabil ini agar masyarakat dapat menjalankan kegiatannya selama momen hari raya ini dengan tenang dan bahagia," ucap dia.
Dengan pasokan dan kebutuhan yang memadai, menurut Evie, pihaknya belum akan menggelar pasar murah ataupun operasi pasar.
"Operasi pasar ataupun pasar murah kemungkinan akan dilaksanakan lagi saat hari raya besar keagamaan yang akan datang, seperti saat Natal atau Lebaran selanjutnya," tambahnya.
Baca Juga: 3 Juta Wisatawan Serbu Lampung di Lebaran 2025: Ini Prediksi Puncak Kunjungannya
Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal telah menyampaikan daya beli masyarakat telah terjaga selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2025.
Menurut dia, pasokan yang memadai mampu menjaga daya beli masyarakat, karena panen raya padi di berbagai kabupaten sentra gabah telah dimulai.
Selain itu, daya beli terpengaruh oleh kestabilan harga gabah panen petani karena adanya pengaturan harga pembelian pemerintah akan gabah petani sebesar Rp6.500 per kilogram tanpa syarat.
Diketahui untuk harga bahan pangan di Lampung pada Jumat (4/4/2025) meliputi bawang merah ukuran sedang Rp45.750 per kilogram, bawang putih ukuran sedang Rp46.150 per kilogram, cabai merah besar Rp66.000 per kilogram, cabai keriting Rp66.900 per kilogram.
Kemudian cabai rawit hijau Rp61.250 per kilogram, cabai rawit merah Rp81.500 per kilogram, daging ayam ras Rp31.300 per kilogram, daging sapi kualitas I Rp142.500 per kilogram, gula pasir lokal Rp18.100 per kilogram.
Selanjutnya, minyak goreng curah Rp19.300 per liter, minyak goreng kemasan Rp18.700 per liter, telur ayam ras Rp28.500 per kilogram, dan beras medium Rp14.900 per kilogram.
Berita Terkait
-
3 Juta Wisatawan Serbu Lampung di Lebaran 2025: Ini Prediksi Puncak Kunjungannya
-
Wanita Muda Dihabisi Suami di Kontrakan Bakauheni, Pengakuan Pelaku Bikin Geram
-
Damkar Lampung Selatan Buka Sayembara Berhadiah untuk Penangkapan Buaya di Pantai Kalianda
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Sempat Viral Letuskan Senpi, Salah Satu Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diringkus Polisi
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia