SuaraLampung.id - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan, membuka sayembara penangkapan buaya muara yang berkeliaran di Pantai Sampenan dan M Beach di Desa Merak Belantung, Kalianda, Lampung Selatan.
Kabid Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, hingga kini pihaknya masih berupaya mencari buaya tersebut.
"Kami juga membuka sayembara bagi masyarakat yang bisa menangkap buaya tersebut, nanti akan kami kasih imbalan agar buayanya cepat tertangkap, sehingga tidak membuat wisatawan atau warga panik dan khawatir," kata Rully Fikriansyah dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Jumat (4/4/2025).
Sebelumnya, buaya sepanjang satu meter terlihat di bekas Pantai Sapenan, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan itu dilaporkan muncul pertama kali pada Rabu (2/4/2025).
"Jadi kami sudah menginformasikan adanya informasi dari warga, yang melihat ada buaya sepanjang satu meter di bekas Pantai Sapenan, Merak Belantung, Kalianda," ujar Rully Fikriansyah.
Dinas Damkarmat Lampung Selatan mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung wisata atau wisatawan di daerah Pantai Kalianda, agar lebih waspada dan jangan berenang terlebih dahulu disekitaran pantai di Merak Belantung.
Sebelumnya diberitakan seekor buaya muara muncul dan meresahkan wisatawan pengunjung pantai yang berada di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Kemunculan buaya tersebut pertama kali terlihat oleh warga sekitar di Pantai Sepenan, Desa Merak Belantung.
Kepala Bidang Damkar pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap buaya yang meresahkan warga desa tersebut.
Baca Juga: Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
"Iya, kami dari Damkarmat Lampung Selatan hingga saat ini masih terus melakukan penyisiran untuk menangkap buaya itu, karena memang lokasi kemunculan buaya tersebut berada di kawasan dekat dengan pantai yang banyak pengunjungnya," kata dia dikutip dari ANTARA.
Oleh karena itu Rully mengimbau kepada wisatawan untuk tetap waspada, terutama yang bermain atau mandi di pantai, karena buaya itu masih berkeliaran di perairan laut Desa Merak Belantung.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung pantai untuk selalu waspada dan tidak berenang di pantai, karena keberadaan buaya ini selalu berpindah-pindah," katanya.
Dia juga meminta kepada masyarakat yang melihat keberadaan buaya tersebut untuk menginformasikan kepada pihak terkait agar pihaknya bisa segera mengevakuasi buaya tersebut.
"Untuk masyarakat apabila ada yang melihat keberadaan buaya tersebut langsung lapor ke Damkar Lampung Selatan maupun Polairud Polres Lampung Selatan. Insya Allah kami akan berusaha mengevakuasinya," ucap Rully Fikriansyah.
Pengamanan Tempat Wisata
Berita Terkait
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas dari Bandar Lampung Menuju Pantai di Pesawaran
-
Waspada! Buaya Muncul di Pantai Lampung Selatan Saat Libur Lebaran
-
Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kontrakan di Lampung Selatan, Pelaku Diduga Orang Dekat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus