SuaraLampung.id - Polresta Bandar Lampung menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur menuju wisata pantai yang berada di Kabupaten Pesawaran.
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika mengatakan rekayasa lalu lintas disiapkan guna mengantisipasi kepadatan karena meningkatnya antusias masyarakat yang akan berlibur ke pantai.
Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan di Jalan RE Martadinata tepatnya di simpang Sukamaju Teluk Betung Timur, yang merupakan akses favorit wisatawan menuju lokasi wisata pantai di Pesawaran.
"Nanti dilihat situasinya, apabila ada peningkatan volume kendaraan yang menuju kawasan wisata pantai, maka rekayasa akan kami lakukan," kata Kompol Ridho, Rabu (2/4/2025).
Baca Juga: Waspada! Buaya Muncul di Pantai Lampung Selatan Saat Libur Lebaran
Ridho menambahkan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan menuju tempat wisata pantai maka pengendara dari jalan Zulkarnain Subing Bandar Lampung akan dialihkan ke SPBU Sukamaju untuk berputar.
“Yang juga kita antisipasi, yaitu kepulangan para pengunjung wisatawan ke Bandarlampung, jika terjadi kepadatan maka akan kita berlakukan satu jalur, pada ruas jalan RE Martadinata menuju kota Bandar Lampung," kata dia.
Kasat Lantas mengimbau kepada para pengunjung tempat wisata pantai agar berhati hati dan selalu mengikuti petujuk petugas Kepolisian yang berada di sepanjang jalur menuju tempat wisata.
"Kami minta kepada wisatawan agar tetap berhati-hati dan selalu patuhi aturan dari pihak kepolisian," kata dia.
Amankan Jalur Wisata
Baca Juga: Tragis! 8 Anak Tenggelam di Pantai Titian Mutiara Lamsel: 3 Meninggal, 1 Hilang
Polda Lampung memastikan pengamanan tetap siaga pascalibur Lebaran dengan fokus pada dua aspek utama: tempat wisata dan arus balik.
Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi pengamanan demi menjaga kenyamanan masyarakat yang masih menikmati liburan serta yang bersiap kembali ke daerah masing-masing.
"Kami memastikan pengamanan di tempat-tempat wisata tetap optimal karena masih banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk berlibur. Selain itu, kesiapan arus balik menjadi prioritas agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar," ujar Irjen Helmy Santika, Selasa (1/4/2025).
Menurutnya, sejumlah personel telah disebar ke berbagai titik strategis, khususnya destinasi wisata unggulan di Lampung, seperti Pantai Mutun, Pahawang, dan kawasan wisata di Kabupaten Pesawaran serta Lampung Selatan.
Selain itu, jalur-jalur utama arus balik, termasuk Pelabuhan Bakauheni dan jalan tol Trans Sumatera, juga menjadi perhatian utama untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik.
Selain pengamanan wisata dan arus balik, Polda Lampung juga tetap menyiagakan personel untuk tanggap darurat terhadap potensi bencana alam.
Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat dan longsor di beberapa wilayah, kepolisian bekerja sama dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan.
"Selain pengamanan arus balik dan wisata, kami tetap siaga terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Personel kami siap membantu evakuasi dan penanganan jika ada kejadian yang membutuhkan respon cepat," tambahnya.
Polda Lampung juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan layanan kepolisian jika mengalami kendala di jalan.
Sejumlah posko pengamanan dan pelayanan masih dioperasikan di jalur-jalur utama untuk memberikan bantuan bagi pemudik.
Dengan kesiapan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan perjalanan arus balik dapat berlangsung lancar serta kondusif.
Polda Lampung meningkatkan patroli keamanan di sejumlah pusat perbelanjaan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung serta mencegah tindak kriminalitas, Selasa (1/4/2025).
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa peningkatan patroli ini merupakan langkah preventif guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang berbelanja atau menikmati waktu libur bersama keluarga.
“Kami dari Polda Lampung dan jajaran terus meningkatkan patroli di pusat-pusat perbelanjaan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan seperti pencopetan, penipuan, dan aksi kriminal lainnya yang kerap terjadi saat lonjakan pengunjung,” ujar Kombes Yuni. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Antisipasi Macet Parah! Korlantas Polri Tambah Personel di Titik Rawan Arus Balik Lebaran 2025
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata di Dieng, Nuansa Alam Penuh History
-
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Jepara: Pantai, Museum, Hutan Semua Lengkap
-
Seorang Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam saat Libur Lebaran di Pantai Garut
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Cara Unik Polisi di Lampung Bikin Nyaman Pemudik: Bagi Camilan dan BBM Gratis
-
Harga Bahan Pokok di Lampung Stabil Sampai H+3 Lebaran 2025
-
3 Juta Wisatawan Serbu Lampung di Lebaran 2025: Ini Prediksi Puncak Kunjungannya
-
Pelabuhan Bakauheni Mulai 'Diserbu' Pemudik pada H+3 Lebaran 2025
-
Perkenalkan Habbie, UMKM Binaan BRI yang Sukses Ekspor ke Mancanegara