Menurutnya, Polri akan hadir di titik-titik strategis untuk memastikan keamanan para pemudik dan mencegah potensi gangguan, baik kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas.
Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti TNI, Pemda Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, ASDP, Gapasdap, JTTS dan instansi lainnya, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran arus kendaraan.
"Berbagai layanan pendukung juga telah disiapkan, antara lain Layanan Contact Center 110 untuk laporan darurat serta posko di Command Center. Patroli rutin akan dilakukan di jalur rawan kecelakaan dan kriminalitas, termasuk pengawalan pemudik dari Pelabuhan Bakauheni hingga perbatasan Bandar Lampung di jalur arteri," ucapnya.
Tidak hanya itu, Tim Tekab 308 Satuan Reskrim Polres Lampung Selatan juga disiagakan di lokasi patroli arteri serta penjagaan di flyover guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan.
Oleh karena itu Yusriandi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengamanan yang telah disediakan, seperti pos pengamanan dan layanan darurat 110.
"Pemudik juga disarankan untuk menghindari perjalanan di jam rawan tindak kriminal serta memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat. Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat segera melaporkan kejadian melalui layanan 110 yang dapat diakses secara gratis," ujarnya.
Polres Lampung Selatan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat agar perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung