SuaraLampung.id - Terminal Rajabasa Lampung mulai menyiapkan fasilitas pendukung di gedung terminal bagi pemudik Lebaran Idul Fitri 2025.
Kepala Terminal Rajabasa Lampung, Marsusi mengatakan fasilitas yang disiapkan seperti kamar mandi, ruang tunggu, serta posko.
Dia mengatakan bahwa guna menyambut musim mudik, Terminal Rajabasa juga melakukan revitalisasi masjid, seperti pengecatan, penggantian, dan perbaikan kamar mandi yang sekarang sedang dikerjakan.
"Perbaikan masjid ini merupakan bantuan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam rangka mudik," kata Marsusi, Rabu (12/3/2025) kemarin.
Marsusi mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan yang keluar masuk untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik.
"Untuk kelayakan kendaraan kami juga melakukan pengecekan menyeluruh. Tujuannya, tentu saja, untuk kenyamanan para pemudik dan masyarakat yang menggunakan terminal," kata dia.
Marsusi mengatakan bahwa di Terminal Rajabasa akan tersedia posko kesehatan bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat.
"Arahan dari Kementerian Kesehatan juga menyebutkan pentingnya pemeriksaan kesehatan untuk awak bus serta pemudik agar aman dan selamat sampai tujuan," kata dia.
ASDP Siapkan 75 Ferry
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025 Makin Hemat! Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Diskon 20 Persen
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan menyiapkan sebanyak 75 kapal pada angkutan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2025.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin mengatakan, dengan jumlah kapal tersebut, pihaknya memastikan kesiapan armada untuk melayani mobilisasi penumpang pada periode angkutan Idul Fitri tahun 1445 Hijriah.
"Untuk ASDP Cabang Bakauheni pada angkutan Lebaran 2025 kami menyiapkan armada kapal sebanyak 75 kapal," kata dia.
Ia menjelaskan, dengan penambahan armada kapal tersebut agar tidak terjadi penumpukan penumpang pada saat puncak arus mudik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa yang menggunakan jalur laut.
"Pada angkutan tahun ini ASDP menyiapkan dua Pelabuhan Bakauheni dengan jumlah armada kapal yang beroperasi sebanyak 45 kapal. Kemudian untuk Pelabuhan BBJ dan WIKA 12 kapal, sementara untuk yang docking ada 16 kapal, total keseluruhan terdapat 75 kapal," kata dia.
Syamsudin menerangkan, ASDP berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan.
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2025 Makin Hemat! Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Diskon 20 Persen
-
BRI Hadirkan Mudik Gratis Lebaran 2025
-
Bakauheni Kembali Gagalkan Penyelundupan Narkoba: Ganja Rasa Teh & Sabu Dalam Mesin Las Disita
-
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Bakauheni Hapus Tiket Eksekutif & Batasi Truk
-
Gubernur Lampung Targetkan Nol Lubang di Jalan Provinsi Saat Mudik 2025
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Langit Lampung Membara: Misteri Cahaya Api yang Bikin Warga Teriak Rudal
-
Gagal Gasak Motor Mahasiswa Gara-gara Teriakan Warga di Metro, 2 Pelaku Asal Lamtim Dibekuk
-
Tubaba Jadi Primadona Baru: Mengintip Rahasia 70 Ribu Wisatawan 'Serbu' Destinasi Religi di Lampung
-
Di Balik Kilau Toko Mas JSR: Ujung Pusaran Emas Ilegal Rp1,3 Triliun yang Digerebek Polda Lampung
-
Kakek 90 Tahun Dihantam Besi: Kisah Pilu Marbot di Bandar Lampung Dianiaya Juru Parkir Kafe