SuaraLampung.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung Rizaldi Adrian menilai banjir besar yang terjadi sepanjang Januari hingga Februari 2025 merupakan dampak dari kurangnya fokus pada penanganan drainase dalam pembangunan tahun sebelumnya.
“Banjir dalam dua bulan terakhir merupakan akibat dari kurangnya perhatian terhadap sistem drainase di tahun 2024. Saat itu, pembangunan Kota Bandar Lampung memang tidak difokuskan pada mitigasi banjir,” ujar Rizaldi dikutip dari Lampungpro--jaringan Suara.com, Jumat (28/2/2025).
Sebagai langkah konkret, DPRD Kota Bandar Lampung akan mendorong Pemerintah Kota dan Dinas PU untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar dalam upaya penanggulangan banjir.
Menurut Rizaldi, alokasi anggaran yang tahun ini harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur drainase atau sejenis guna mengurangi dampak banjir di masa mendatang.
“DPRD akan terus mengawal kebijakan pemerintah, khususnya dalam penganggaran, agar masalah banjir bisa diminimalkan. Kami akan mengupayakan agar dana yang tersedia dapat dialokasikan lebih banyak untuk pembangunan drainase serta perbaikan infrastruktur yang terdampak banjir,” jelas Rizaldi.
Dengan banyaknya kejadian banjir dalam dua bulan terakhir, DPRD Kota Bandar Lampung berharap Pemerintah Kota dapat segera melakukan tindakan strategis dalam pengelolaan infrastruktur drainase.
Keputusan cepat dan tepat dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat mencegah bencana serupa di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
-
Siasat Licik Ordal: 26 Karyawan PT GGP Kompak Kuras Solar Perusahaan Berbulan-bulan
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal