SuaraLampung.id - Personel Polres Lampung Selatan, memperketat pengawasan di area Pelabuhan Bakauheni guna mencegah aksi penyelundupan barang terlarang seperti narkoba.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, dalam upaya memberantas peredaran narkoba antar provinsi, pihaknya memperketat pemeriksaan intensif di area Seaport Interdiction, Pelabuhan Bakauheni.
“Kami terus bekerja, untuk melakukan penangkapan terhadap para pelaku penyelundupan narkoba, terutama yang menggunakan momen libur panjang ketika aktivitas pelabuhan meningkat," kata dia.
Menurutnya, anggotanya dikerahkan untuk memeriksa kendaraan dan barang bawaan penumpang, guna mencegah keluar masuknya narkoba ke wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
"Dalam kegiatan ini, Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan bekerja sama dengan unit K-9 melakukan pemeriksaan kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga barang kiriman yang melewati pelabuhan," katanya.
Yusriandi menerangkan, pengawasan ini juga merupakan kegiatan rutin, namun saat libur panjang ini Polres Lampung Selatan meningkatkan pengamanannya dengan sandi KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan).
“Satwa K-9 telah yang telah dilatih secara khusus untuk mendeteksi narkoba, sehingga mampu membantu kami menemukan barang terlarang yang disembunyikan,” ujarnya.
Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu titik rawan penyelundupan narkoba karena merupakan jalur strategis penghubung antara Pulau Sumatera dan Jawa. Dengan adanya pemeriksaan intensif ini, diharapkan pelaku kejahatan narkoba semakin sulit untuk beraksi. (ANTARA)
Baca Juga: Hilang di Kosan Subuh, 3 Motor Mahasiswa ITERA Ditemukan di Pinggir Tol
Berita Terkait
-
Hilang di Kosan Subuh, 3 Motor Mahasiswa ITERA Ditemukan di Pinggir Tol
-
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Muara Sungai Sidomulyo, Ini Ciri-cirinya
-
Pencarian 1 Jam, Santri yang Tenggelam di Natar Ditemukan Meninggal
-
Ribuan Burung Selundupan Gagal Melenggang ke Jawa via Pelabuhan Bakauheni
-
Rem Blong, Truk Bermuatan Tepung Terbalik di Pintu Masuk Loket Pelabuhan Bakauheni
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif
-
Cara Mengurutkan Pecahan dari yang Terkecil ke Terbesar dengan Mudah