SuaraLampung.id - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan mengevakuasi dua orang lansia yang terjebak banjir saat sedang berada di dalam rumahnya di Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang.
Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lamsel Rully Fikriansyah mengatakan evakuasi tersebut dilakukan atas adanya laporan dari warga tentang dua orang terjebak banjir.
"Iya betul, kemarin malam kami berhasil mengevakuasi dua orang lansia bernama Rayudi dan Sindung, pasangan suami istri yang terjebak banjir di dalam rumahnya yang dikelilingi sawah," katanya.
Rully menjelaskan evakuasi terhadap dua lansia tersebut tidak terlalu lama, hanya memakan waktu satu jam saja. Dibantu warga setempat, dua orang tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Menurut dia, proses evakuasi warga yang terjebak banjir tersebut cukup dramatis, di mana pihaknya harus menggunakan sejumlah alat pengaman untuk menghadang arus air yang cukup deras.
"Evakuasi tidak terlalu sulit hanya memakan waktu kurang lebih satu jam dari pelaporan warga," ujarnya.
Ia menerangkan, ketinggian air yang merendam rumah warga dan puluhan hektar sawah mencapai 1,5 meter. Banjir bandang ini dipicu hujan deras yang turun sejak Jumat siang sehingga debit air sungai meluap dan membanjiri permukiman warga.
BPBD Lampung Selatan mencatat tiga kecamatan terendam banjir pada Jumat (17/1/2025) kemarin yaitu Kecamatan Tanjung Bintang, Jati Agung, dan Candipuro.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri mengatakan, banjir tersebut disebabkan karena hujan deras yang mengguyur 5 jam lebih, yang hampir merata disejumlah daerah di Lampung.
Baca Juga: Banjir Bandar Lampung: Dua Wilayah Terparah, Ada Korban Jiwa
"Data yang masuk ke kami itu yang terdampak banjir lumayan parah di Tanjung Bintang, tepatnya di Desa Way Galih di Dusun II A," kata Nurma Suri kepada Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Sabtu (18/1/2025).
Kemudian BPBD Lampung Selatan gerak cepat mengevakuasi warga di Desa Way Galih, karena sampai tengah malam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Lalu pada pukul 02.00 WIB, sejumlah warga berhasil dievakuasi dengan kondisi sehat.
"Kemudian di Desa Sinar Ogan, Desa Galih Lunik di area pesawahan, dan Desa Jati Baru tepatnya di Dusun Totoharjo. Lalu di Jati Agung ada di Dusun IV dan IX Desa Way Huwi," ujar Nurma Suri.
Kemudian banjir di Desa Way Huwi tersebut, tercatat merendam sejumlah rumah karena lokasinya yang sedikit rendah, namun air sudah berangsur surut pada tengah malam.
"Lalu di Kecamatan Candipuro ada di Desa Titiwangi, Beringin Kencana, Trimukti, dan Bumi Jaya, ini rata-rata di lokasi persawahan dan kondisinya sudah berangsur surut pukul 02.00 WIB hingga waktu subuh," sebut Nurma Suri.
Hingga kini, Tim BPBD Lampung Selatan masih siaga dan berada di lokasi di Kecamatan Tanjung Bintang, karena mereka masih akan mengecek kembali lokasi yang terdampak banjir di Desa Jati Baru dan Desa Way Galih.(ANTARA/Lampungpro)
Berita Terkait
-
Banjir Bandar Lampung: Dua Wilayah Terparah, Ada Korban Jiwa
-
Korban Terseret Arus di Bandar Lampung Ditemukan Meninggal di Pantai Sukaraja
-
Warga Bandar Lampung Terseret Arus Saat Perbaiki Genteng Bocor, Tim SAR Lakukan Pencarian
-
Banyak Warga Bandar Lampung Terjebak Banjir, Basarnas Turunkan Tim Evakuasi
-
Tragis! 1 Warga Bandar Lampung Tewas Tersetrum & Hanyut Saat Banjir
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas