SuaraLampung.id - PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB Toll) memprediksi kendaraan yang melintas Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS) ruas Bakauheni- Terbanggi Besar (Bakter) naik 21,3 persen menjelang Natal 2024.
Direktur Utama PT BTB Toll I Wayan Mandia menuturkan, peningkatan volume kendaraan sudah mulai terjadi sejak 15 Desember hingga 18 Desember 2024.
"Rata-rata 21,4 persen kenaikannya, kalau dibandingkan tahun lalu mungkin hampir sama," kata I Wayan Mandia, Kamis (19/12/2024).
Ia menyebutkan, kenaikan tersebut, rata-rata volume kendaraan yang melintas ada sebanyak 13 ribu kendaraan per harinya.
"Kami memprediksi volume kendaraan akan meningkat mendekati libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025," jelasnya.
Wayan memperkirakan untuk puncak arus mudik itu mulai dari tanggal 21 hingga 27 Desember dan arus balik pada 3 Januari 2025.
"Kami perkirakan ada saat puncak arus mudik atau arus balik itu ada 52 ribu sampai 53 ribu kendaraan per hari yang akan melintas di jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar," katanya.
Wayan mengatakan menghadapi lonjakan volume kendaraan pada momen libur Natal dan tahun baru, pengelola telah melakukan sejumlah persiapan dan antisipasi.
Menurutnya, dari sisi jalan tol kemantapan jalan mencapai 98 persen.
Baca Juga: Siaga Nataru! Tim Medis 24 Jam Jaga Pelabuhan & Bandara Lampung
"Dari segi pelayanan kami telah menambah lima kendaraan patroli untuk pengamanan Natal dan tahun baru, kemudian dari sisi transaksi kami ada 11 gerbang tol dan 5 gerbang tol kami prediksi tingkat kepadatannya akan naik yakni di gerbang tol Bakauheni Selatan, Kotabaru, Natar dan Terbanggi Besar," ujarnya.
Wayan menambahkan untuk mengantisipasi tingkat kepadatan di gerbang tol, pengelola telah menambah mobile reader yang bertujuan menambah kecepatan transaksi.
"Di samping kami juga menyiapkan top up untuk mengisi kartu pengguna jalan tol jika terjadi kekurangan saldo," ucapnya.
Selain itu, pengelola juga menyiapkan 12 rest area untuk pengguna jalan tol yang ingin beristirahat.
"Ada beberapa rest area yang akan dijadikan juga sebagai delay sistem ketika ada kenaikan volume kendaraan. Kami siapkan di rest area KM 20B yang bisa menampung kira-kira 250 kendaraan. Jika masih ada penambahan volume kendaraan, kami optimalkan di rest area KM 49B dan 87B," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Siaga Nataru! Tim Medis 24 Jam Jaga Pelabuhan & Bandara Lampung
-
Libur Nataru: KAI Tanjungkarang Tambah 8.424 Kursi
-
Liburan Nataru: Penerbangan di Bandara Radin Inten II Lampung Diprediksi Naik 70 Persein
-
Libur Nataru: Bandara Radin Inten II Lampung Buka Posko Pelayanan Penumpang
-
Amankan Libur Nataru, Polda Lampung Siapkan 68 Pos Siaga di Objek Vital
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Holding Ultra Mikro BRI Makin Makin Komitmen Berpihak pada Ekonomi Kerakyatan
-
Rekomendasi Water Purifier Philips Untuk Mendapatkan Air Minum Sehat di Rumah
-
BRI Pionir Standar Kualitas Software, Resmi Bersertifikat ISO/IEC 25000
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro