SuaraLampung.id - Peristiwa pohon tumbang terjadi di empat titik di Kabupaten Lampung Barat, pada Rabu (4/12/2024) akibat cuaca ekstrem.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat, Priyo Utomo, mengatakan, pohon tumbang terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang.
"Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu ini, sekitar pukul 06.30 WIB, pohon tumbang tersebut terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang," kata dia.
Ia mengatakan angin kencang yang terjadi di sejumlah daerah mengakibatkan beberapa pohon tumbang hingga menutup akses jalan.
Dia mengatakan empat titik lokasi pohon tumbang itu Kecamatan Balik Bukit, tepatnya di jalan lintas Liwa-Krui, Pekon (Desa) Kubu Perahu.
"Empat titik lokasi pohon tumbang itu berada di KM28, KM25, KM13 dan KM10, material pohon tumbang sempat hambat lalu lintas," katanya.
Priyo menjelaskan peristiwa itu karena intensitas angin kencang sejak malam hingga pagi hari di Kecamatan Balik Bukit dan sekitarnya yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang .
"Selain menutupi badan jalan, pohon tumbang tersebut juga menimpa kabel milik PLN, sehingga mengganggu arus lalu lintas kendaraan di lokasi, tidak ada korban jiwa hanya arus lalu lintas sempat terkendala saja," ucapnya.
Setelah pihaknya menerima laporan pohon tumbang tersebut, Pusdalops PB langsung merespons cepat dengan menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan penyisiran dan melakukan evakuasi pembersihan material dari badan jalan.
Baca Juga: 7 Pohon Tumbang di Bandar Lampung, Satu Rumah Rusak
"Penanganan pohon tumbang itu dilakukan oleh Satgas BPBD, Satgas Pekon dan masyarakat sekitar berupa membersihkan puing pohon yang melintang menggunakan peralatan manual," ujar dia.
Priyo mengatakan penanganan pohon tumbang berjalan lancar. Setelah petugas membersihkan jalan dari sisa ranting pohon, arus lalu lintas kembali normal.
"Proses evakuasi berjalan cukup lama yakni sekitar dua jam karena memang ada empat titik dengan ukuran pohon yang cukup besar saat ini arus lalu lintas kendaraan di lokasi kembali normal," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
7 Pohon Tumbang di Bandar Lampung, Satu Rumah Rusak
-
Berbagai Modus Licik Karyawan Bank Lampung Kuras Rp3,1 Miliar
-
Pohon Tumbang Tutup Jalinsum Lampung Selatan, Damkar & Warga Berjibaku Evakuasi
-
Gajah Liar Obrak-Abrik Makam di Lampung Barat, Warga Geger
-
Kawanan Gajah Liar Ngamuk! 20 Rumah Warga di Lampung Barat Rusak
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati
-
Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas
-
Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni
-
BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta
-
Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga