SuaraLampung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menegaskan tidak ada pungutan liar (pungli) dalam pengundian lapak pedagang di Pasar Pasir Gintung yang telah selesai direvitalisasi.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol meminta pedagang melapor jika diminta sejumlah uang oleh oknum dalam pengundian lapak di Pasar Pasir Gintung.
"Bila ada oknum yang meminta-minta uang untuk lapak segera laporkan ke kami, karena memang itu tidak diperbolehkan," kata Wilson Faisol, Rabu (14/8/2024).
Dia mengatakan Pasar Pasir Gintung memang belum memiliki meja untuk pedagang, sehingga berdasarkan inisiatif mereka diadakan sumbangan yang besarannya telah ditentukan dan disepakati bersama.
"Tadinya meja tidak ada, tapi inisiatif pedagang dan pengelola untuk membuat meja yang sama. Memang saat jadi yang terpasang cuma tembok-tembok, hamparannya enggak ada," kata dia.
Dia menegaskan kembali bahwa Pemkot Bandar Lampung tidak pernah mematok harga untuk pedagang yang ingin masuk ke Pasar Pasir Gintung.
"Ya, kalau ketersediaan lapak masih silahkan pedagang baru masuk ke Pasar Gintung. Tidak ada pungutan liar, yang ada sewa dan itu resmi untuk retribusi," kata dia.
Dia mengatakan bahwa pasar Pasir Gintung yang baru direvitalisasi tersebut memiliki bangunan dua lantai. Di mana lantai satu diperuntukkan untuk basemen dan lantai kedua untuk para pedagang.
"Untuk sewa lapak itu standar yang lama sekitar Rp600 untuk satu tahun. Tapi mungkin nanti saat peresmian akan dibantu oleh Wali Kota Bandar Lampung atau bagaimana untuk sewa lapaknya," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Pasir Gintung Rampung, Ini PR Disdag Bandar Lampung
Berita Terkait
-
Revitalisasi Pasar Pasir Gintung Rampung, Ini PR Disdag Bandar Lampung
-
Penemuan Mayat di Belakang SPBU Kemiling bikin Heboh
-
Sebentar Lagi GOR Siger di Way Halim Bisa Dinikmati Warga Bandar Lampung
-
Ini Temuan KPU Bandar Lampung Selama Proses Coklit: Bisa Jadi Bom Waktu!
-
Janjian di Medsos, 13 Remaja Hendak Tawuran dan Balap Liar Diamankan Polisi di Way Halim
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Akal Bulus Karyawan di Balam: Catut Nama Toko Buat Nota Fiktif, Gelapkan 600 Galon Perusahaan
-
Beli Solar Subsidi di Lampung Diawasi Ketat: Satpol PP Bakal Tongkrongi SPBU Razia STNK dan QR Code
-
Geram Antrean BBM Mengular, Gubernur Lampung Haramkan Truk Masuk Kota: Kasihan Warga
-
Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni
-
Lolos dari Maut! Pria yang Terjun di Dermaga Bakauheni Ditemukan Selamat di Pulau Kandang