SuaraLampung.id - Kecelakaan bus rombongan study tour dari MIN 1 Pesisir Barat menambah daftar kecelakaan yang melibatkan rombongan pelajar widyawisata.
Menanggapi fenomena itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung mengimbau sekolah penyelenggara widyawisata agar lebih cermat memilih bus yang layak jalan.
"Setelah adanya peristiwa kecelakaan bus di Jawa Barat khususnya di Subang kemarin dan beberapa peristiwa kecelakaan bus rombongan anak sekolah yang sebelumnya telah terjadi, menjadi perhatian kami pula," ujar Kepala BPTD Kelas II Lampung Bambang Siswoyo, Rabu (22/5/2024).
Ia mengimbau kepada sekolah penyelenggara widyawisata untuk lebih cermat dalam memilih bus yang akan digunakan untuk perjalanan.
"Kami berharap sekolah yang akan menyelenggarakan widyawisata dan kegiatan serupa agar bisa memilih bus yang layak jalan, dengan kondisi dokumen perizinan semua masih berlaku serta terdaftar," katanya.
Bambang mengatakan jika kesulitan untuk memeriksa hal tersebut, maka pihak sekolah bisa meminta petunjuk dari dinas perhubungan setempat untuk memeriksa standar keselamatan kendaraan bus yang akan digunakan.
"Untuk membantu menjaga keselamatan pengguna transportasi darat, kami di Lampung sudah melakukan survei terhadap angkutan khusus bus seperti AKAP, AKDP dan bus pariwisata," ucap Bambang.
Pada Rabu dini hari tepatnya pukul 01.30 WIB telah terjadi kecelakaan bus widyawisata yang mengangkut 41 orang penumpang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesisir Barat yang ingin melakukan widyawisata ke Kota Bandar Lampung dari Kabupaten Pesisir Barat.
Bus tersebut mengalami kecelakaan dan masuk ke jurang di tanjakan Sedayu, Kabupaten Tanggamus. Peristiwa itu mengakibatkan enam orang penumpang mengalami luka serta harus dibawa ke Puskesmas terdekat. (ANTARA)
Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Bus Pelajar Study Tour Terjun Bebas ke Jurang di Sedayu
Berita Terkait
-
Polisi Selidiki Penyebab Bus Pelajar Study Tour Terjun Bebas ke Jurang di Sedayu
-
Bus Rombongan Pelajar Study Tour Terjun ke Jurang di Sedayu Tanggamus
-
Masuk Kamar, Ibu di Tanggamus Kaget Lihat Sang Anak Gantung Diri
-
Polisi Selidiki Penyebab Bus Ranau Indah Masuk Jurang di Lampung Barat
-
Pandangan Sopir Terhalang Kabut, Bus Terperosok ke Jurang di Jalinsum Liwa
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Bergejolak, Sekolah Daring di Lampung Dilanjutkan
-
Kualitas Udara Membaik, Lampung Akhiri Pembelajaran Daring Akibat Erupsi Krakatau
-
Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
-
Bandara Radin Inten II Lampung Beroperasi Lagi Usai Kepungan Abu Krakatau
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi