Menaker Ida Fauziyah saat peringatan Hari Migran Internasional di Lampung Timur, Senin (18/12/2023). [Suaralampung.id/Agus Susanto]
"Dan sekarang masih proses pengajuan kepada Mahkamah Tanfidz, kami terus akan memperjuangkan hak mbak Nurhayati," jelas dia.
Selain persoalan PMI yang tidak mendapat upah (gaji) banyak PMI yang berangkat tanpa prosedural sehingga jika terjadi kematian maka pemerintah kesusahan untuk mengurusnya.
Kontributor : Agus Susanto
Berita Terkait
-
Satpam PT GGF PG 4 Lampung Timur Ditangkap Curi Ratusan Nanas
-
Toko Sparepart Mobil di Lampung Timur Habis Dilalap Si Jago Merah
-
Mbah Laili Teriak Histeris, Pemuda Tewas Ditembak OTK di Lampung Timur
-
Sebelum Tewas, Pemuda Lampung Timur Ini Sempat Diancam Ditembak
-
Warga Lampung Timur Tewas Ditembak Orang tak Dikenal, Polisi Selidiki Pelakunya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu