SuaraLampung.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung akan mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Februari 2024.
Sekretaris KPU Kota Bandar Lampung Suprihatin mengatakan, jadwal distribusi logistik Pemilu 2024 ke PPK sekitar tanggal 5 hingga 13 Februari 2024 setelah proses pengemasan tuntas.
Sejak 23 Oktober hingga 7 November 2023, KPU Kota Bandar Lampung telah menerima logistik pemilu tahap satu, antara lain kotak suara 14.440, bilik suara 11.520, dan segel 282.591.
“Segel kami terima sejak Jumat (3/11/2023) dan kemarin Selasa (7/11/2023) masuk sejumlah 74.880,” kata Suprihatin.
Ia pun mengatakan bahwa terdapat logistik pemilu tahap satu yang pengadaannya berasal dari KPU RI yakni tinta.
"Untuk tinta saat ini sedang berproses. Pengadaan logistik pemilu tahap satu ini dimulai pada 20 September hingga 6 Desember 2023," kata dia.
Sementara itu, lanjut dia, kebutuhan logistik tahap dua mulai dilakukan setelah proses penetapan daftar calon tetap (DCT) pada Jumat (3/11/2023) seperti karet pengikat, alat coblos, tanda pengenal.
"Logistik pemilu tahap dua pengadaannya dari KPU Bandar Lampung seperti karet pengikat, alat coblos, tanda pengenal, dan lainnya belum bisa dipastikan jadwal pengirimannya, karena kami hanya menerima barang. Mungkin di bulan November ini,” kata dia.
Ia mengaku sejauh ini KPU Bandar Lampung menerima logistik pemilu dalam keadaan baik, tidak ada kerusakan barang selama proses pengiriman dari pihak ekspedisi.
Baca Juga: Jokowi Kembali Bicara Soal Pemilu 2024: Di Atas Makan Bersama, Di Bawah Masih Ribut
“Tidak ada yang rusak, semuanya bagus. Gudang logistik juga aman, baik yang di belakang Sekretariat KPU maupun gudang BPPLH yang pinjam pakai dari pemda,” kata dia.
Diketahui Logistik Pemilu 2024 ini akan didistribusikan ke 2.880 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 20 kecamatan dan 126 kelurahan se-Bandar Lampung. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jokowi Kembali Bicara Soal Pemilu 2024: Di Atas Makan Bersama, Di Bawah Masih Ribut
-
Panglima TNI Ultimatum Prajurit Tak Netral di Pemilu 2024: Ada Penindakan Hukum!
-
Jelang Pemilu, Produksi Alat Peraga Kampanye Meningkat
-
Bukan Hanya Bawaslu, PARA Syndicate Nilai Masyarakat Perlu Aktif Awasi Pemilu 2024
-
Jimly Khawatir Kepercayaan Publik ke MK Runtuh: Bisa Picu Konflik Pemilu 2024
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta
-
Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga
-
Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan
-
Bandar Lampung Tertinggi! Beras dan Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi di Lampung
-
Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU