SuaraLampung.id - Pemburu liar dan perambah di areal hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) ditangkap aparat Satreskrim Polres Lampung Timur.
Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar mengatakan, pemburu liar yang ditangkap berinisial MP (59) asal Desa Rantau Jaya Udik, Sukadana, Lampung Timur.
Rizal mengatakan, pelaku bersama dua temannya masuk kawasan TNWK tanpa izin dengan membawa senjata api rakitan dan puluhan butir amunisi.
"Mereka membawa senjata dan amunisi untuk melakukan aksi pemburuan liar di kawasan TNWK," ujar Rizal dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
"Namun niat jahatnya tidak berjalan mulus, karena saat memasuki kawasan TNWK, terpergok petugas patroli kawasan hutan lindung, sehingga memilih melarikan diri," ujar M. Rizal Muchtar.
Meski MP dan temannya berhasil melarikan diri, namun pada saat itu satu pelaku berinisial SL berhasil tertangkap petugas patroli kawasan hutan TNWK, dan langsung diserahkan ke Polres Lampung Timur.
"Kami langsung melakukan penyelidikan mendalam, hingga akhirnya satu pelaku lagi (MP), berhasim diidentifikasi dan ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan," jelas M. Rizal Muchtar.
Dalam kasus tersebut, diamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api rakitan jenis laras panjang, puluhan butir amunisi aktif, senjata tajam jenis golok, tiga sepeda onthel, senter, empat karung, jas hujan, tas selempang, korek, rokok, dan perlengkapan perbekalan makanan.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kebakaran Hutan TNWK
Berita Terkait
-
Polisi Selidiki Kebakaran Hutan TNWK
-
Sudah 3 Hari Kebakaran di TNWK Belum Padam, Ini Penyebabnya
-
Viral Video Pemotor Tersangkut Benang Layangan, Camat Labuhanratu Beri Klarifikasi
-
Duda Anak Satu Meninggal Kecelakaan di Jalintim Lampung Timur
-
Kabar Gembira Dunia Konservasi, Badak Betina Lahir di TNWK
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung
-
Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?