SuaraLampung.id - Proses pemulangan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Lampung Timur Tri Maimunah yang sempat terkendala biaya, akhirnya menemui titik terang.
Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Lampung, memastikan jenazah Tri Maimunah akan diterbangkan ke Tanah Air, pekan depan.
Tri Maimunah, adalah PMI asal Dusun III, Desa Tulung Pasik, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur, yang meninggal di Taiwan.
Maimunah berangkat ke Taiwan pada 2018 atau sudah lima tahun bekerja di Taiwan, dengan kontrak awal selama tiga tahun. Setelah kontrak habis Maimunah menambah kontrak kedua.
"Insha Allah rencana minggu depan akan dipulangkan. Soal biaya pemulangan sudah ada solusinya," kata Pengantar Kerja Ahli Muda, BP3MI Provinsi Lampung, Waydinsyah, kepada Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Jumat (14/7/2023).
Berdasarkan kesepakatan, kata Waydinsyah, biaya kepulangan jenazah Tri Maimunah yang lima tahun bekerja di Taiwan itu, ditanggung oleh agency dan majikan. Sehingga, pihaknya memastikan jenazah PMI itu akan dipulangkan ke Tanah Air.
Terkait tanggal keberangkatan ke Indonesia, Waydinzyah belum dapat memastikannya.
"Soal tanggal kami belum mendapatkan jadwal tiketnya. Pihak KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia0, di Taipei akan udate secepatnya," kata Waydinsyah.
Sebelumnya diberitakan, jenazah Tri Maimunah yang bekerja sejak 2018 di Taiwan tak bisa dipulangkan lantaran terkendal biaya.
Baca Juga: PMI Banjarnegara Gencar Lakukan Mobile Unit Donor Darah, Penuhi Kebutuhan Masyarakat
Namun, informasi yang diterima Surati orang tua Tri Maimunah jenazah anaknya udah berada di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.
Sehingga, rumah Tri Maimunah di Dusun III, Desa Tulung Pasik, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur, ramai didatangi warga, menunggu kedatangan jenazah Tri Maimunah, pada Kamis (13/7/2023). Pihak keluarga mendapat informasi anaknya meninggal di Taiwan pada Kamis (29/6/2023).
Namun keluarga belum mengetahui penyebab meninggalnya Tri Maimunah tersebut.
Berita Terkait
-
PMI Banjarnegara Gencar Lakukan Mobile Unit Donor Darah, Penuhi Kebutuhan Masyarakat
-
Anak-anak PMI Ilegal di Malaysia Dipenjara Bareng Orang Dewasa, Komnas HAM Minta Segera Dipindahkan
-
Komnas HAM Upayakan Pemulangan 2.959 Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia
-
Pemulangan Jenazah PMI Asal Lampung Timur yang Bekerja di Taiwan Terkendala Biaya
-
Sabet Juara Umum Jumnas 2023, Berikut Pesan Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong