SuaraLampung.id - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana melarang masyarakat tidak menggelar pawai kendaraan keliling kota serta menyalakan kembang api pada malam takbiran.
Menurutnya, masyarakat lebih baik merayakan dan menggemakan malam takbir melalui toa-toa masjid maupun musala dibandingkan berkeliling ke jalan-jalan kota menggunakan mobil, karena akan menimbulkan kemacetan.
"Janganlah, kan macet juga jalan, lebih baik takbiran di masjid atau di surau-surau, lebih aman juga," ujarnya.
Selain itu, Wali Kota Eva juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api ataupun petasan pada malam Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah nanti.
"Nanti kami juga akan pantau kondisi jalan-jalan kota pada malam takbir, semoga saja semua berjalan lancar tanpa ada insiden," ujarnya pula.
Menurutnya, pada Lebaran tahun ini masyarakat harus banyak-banyak mengambil hikmah, dimana sekarang pemerintah sudah tidak memberlakukan pengetatan dalam berkegiatan, oleh karena itu situasi harap tetap dijaga.
"Kita ambil hikmahnya tahun ini, kemarin banyak larangan-larangan sekarang sudah tidak maka harus dijaga kondisinya, jangan sampai ada kejadian-kejadian saat takbiran, karena sudah banyak insiden dari kembang api ini," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api
-
Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru